Puskesmas Di Medan Terapkan Sistem Online

  • Whatsapp

Puskesmas Di Medan Terapkan Sistem Online – Dinas Kesehatan Kota Medan akan menerapkan sistem online pada puskesmas yang ada di kota itu, dalam upaya meningkatan pelayanan kesehatan pada masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Usma Polita di Medan Jumat mengatakan penerapan sistem online tersebut bekerjasama dengan PT Telkom yang akan menyediakan server dan instalasi pendukung.

Read More

Melalui sistem ini masyarakat dapat mengakses langsung sistem pelayanan dan manajemen dari setiap puskesmas, dengan harapan peran puskesmas sebagai ujung tombak terdepan dalam pelayanan kepada masyarakat dapat lebih optimal lagi.

Puskesmas Di Medan Terapkan Sistem Online

Kalau selama ini puskesmas hanya menggunakan sistem manual, maka kedepan akan menggunakan sistem online yang dapat dilihat langsung, sehingga masyarakat dapat mengetahui apa saja pelayanan yang diberikan puskesmas.

“Ini perlu sebab puskesmas adalah sarana strategis yang dapat membuat masyarakat tidak sakit. Untuk itu kita bekerjasama dengan PT Telkom untuk memasang ICT di puskesmas,” katanya.

Kerjasama tersebut akan dilakukan setahap demi setahap, dan untuk tahap pertama dari tiga puskesmas yang sudah memiliki layanan online, akan ditambah menjadi 39 puskesmas.

“Setelah itu akan dilanjutkan dengan provider-provider di tingkat satu yakni klinik-klinik yang memberikan pelayanan persalinan (jampersal). Dengan sistem ini kami dapat memantau klinik-klinik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Manager Bussiness Service Regional I Sumatera PT Telkom Wildan Sabirin mengatakan dengan dibangunnya kesehatan online ini, maka puskesmas-puskesmas yang ada bisa melayani masyarakat secara online.

“Seluruh server dan instalasi dibangun oleh PT Telkom. Disitu nanti rujukan langsung online ke RSUD dr Pirngadi Medan. Rencananya, layanan puskesmas online ini akan dimulai 25 April 2013,” katanya.

Selain itu, lanjut Wildan, pihaknya juga akan mendukung Pemkot Medan untuk meraih kembali penghargaan PeGI (Pemeringkatan e-Government Indonesia) dari Menteri Kominfo Republik Indonesia.

Untuk itu mereka akan membangun titik-titik publik dengan Indonesia Wifi, dimana masyarakat nantinya dapat duduk di titik-titik publik itu sambil menikmati akses internet dengan biaya yang sangat murah nyakni Rp.3.500 perhari.

Kemudian pihaknya juga akan membangun akses internet di sekolah-sekolah dengan biaya Rp.1000 perhari. “Yang membangun serever dan instalasinya adalah PT Telkom sehingga tidak membebani Pemko Medan. Cuma masyarakat atau siswa yang mengakses akan dikenakan biaya 1.000 perhari atau sebulan bayar Rp.20.000,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *