Preman Bertato Di Medan Berani Ajak Ribut Kapolsek

  • Whatsapp

Read More

Sebanyak 15 pria terjaring dalam razia preman yang digelar polisi di dua lokasi niaga di Medan, Jalan Semarang dan Pasar Sambas, Selasa (2/4). Mereka diamankan karena dinilai telah meresahkan dan mengganggu ketertiban.


Tujuh pria diamankan polisi di kawasan Jalan Semarang sekitarnya, yang merupakan kawasan pertokoan ini. Sejumlah pria sempat mencoba menghindari razia, namun petugas tanpa seragam berhasil menangkapnya.


Preman Bertato Di Medan Berani Ajak Ribut Kapolsek

Dalam operasi ini, Kapolsekta Medan Kota Kompol PH Sinaga sempat bersitegang dengan seorang pria bertato yang menolak diamankan. “Udah ayo ikut dulu ke kantor,” kata Sinaga sambil menarik lengan pria itu kemudian menaikkannya ke mobil patroli polisi.


Di Pasar Sambas, lima pria yang diamankan. Seperti yang terjaring di kawasan Jalan Semarang, mereka yang ditangkap di Pasar Sambas juga langsung digiring ke Mapolsekta Medan Kota.


“Di antara ke-15 orang yang sudah kita aman itu, ada yang tak memiliki identitas dan juru parkir liar. Mereka akan didata, jika terlibat tindak pidana pasti diproses,” jelas Sinaga.


Dia menambahkan, operasi antipreman ini akan berlangsung hingga 20 April mendatang. Sasarannya orang-orang yang dinilai meresahkan. “Ini salah satu upaya mengurangi tindak pidana yang berasal dari premanisme. Kita menunggu laporan masyarakat yang merasa terancam dan terganggu,” sebutnya.


sumber: merdeka.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *