7 Pelukis Medan Buat Rekor Lukisan Bubuk Teh Terbesar di Indonesia

  • Whatsapp

7 Pelukis Medan Buat Rekor Lukisan Bubuk Teh Terbesar di Indonesia  – Sebanyak tujuh pelukis asal Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) membuat rekor baru
Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) dengan membuat lukisan terbesar
dari bahan bubuk teh. Bahan yang dipergunakan berupa bubuk teh bekas
yang diperoleh dari sejumlah warung.

Penyerahan piagam rekor
Lukisan Bubuk Teh Terbesar itu berlangsung di Kantor PT Perkebunan
Nusantara (PTPN) 4, Jalan Suprapto, Medan, Senin (28/1/2013). Ketujuh
pelukis itu adalah Syafri Ali, Morris Alexander Siregar, Marah Rusli,
Eno, Darwis, Reka Arya, dan Yasin Ronasly.

Read More

7 Pelukis Medan Buat Rekor Lukisan Bubuk Teh Terbesar di Indonesia

Manager Muri, Ngadri
menyatakan pemberian rekor kepada para pelukis ini, karena karya lukisan
jenis ini merupakan yang pertama yang pernah ada. Selain itu ukurannya
juga cukup besar, 4 x 12 meter.

“Ini rekor yang pertama di Indonesia,” kata Ngadri.

Lukisan
itu terdiri atas 12 keping kanvas. Seluruh keping itu jika disusun akan
menunjukkan gambar pemandangan perkebunan teh berikut aktivitas pemetik
daun teh, dan kantor PTPN 4. Salah seorang pelukis, Morris Alexander
Siregar menyatakan bubuk teh yang dipergunakan untuk lukisan itu sekitar
120 kilogram.

“Bubuk teh itu kami peroleh dari warung-warung
kopi di berbagai tempat di Medan. Sebenarnya kami mendapatkan bubuk teh
itu secara gratis, tetapi kami berikan uang pengganti,” kata Siregar.

Setelah
sebagian besar bubuk teh terkumpul, lalu proses pembuatan lukisan
dimulai di Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Medan, pada 14
Desember 2012 lalu. Masing-masing mengerjakan di kanvas. Bubuk teh yang
sudah diseduh ulang dan dikeringkan, ditempelkan pada kanvas yang sudah
diberi lem kayu.

Untuk variasi warna, sebagian bubuk teh ada yang
sudah diberi pemutih, dan untuk menjaga teh tidak berubah bentuk atau
rusak, bubuk teh juga diberi antijamur. Seluruh proses pembuatan selesai
pada 4 Januari 2013.

Rencananya lukisan ini akan dipajang di
beberapa pusat perbelanjaan di Medan, dan dipamerkan juga di beberapa
tempat lain. Masih belum diketahui, akan disimpan di mana lukisan ini
nantinya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *