Pemerintah Hentikan Outsourcing Kecuali 5 Pekerjaan

  • Whatsapp

Pemerintah Hentikan Outsourcing Kecuali 5 Pekerjaan  – Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar
bakal mengeluarkan aturan soal bidang pekerjaan yang masih bisa
menggunakan tenaga kerja outsourcing atau alih daya di Indonesia. Apa saja?

Pemerintah Hentikan Outsourcing Kecuali 5 Pekerjaan

Read More

“Permenakertrans nanti akan kita keluarkan membatasi outsourcing yang diatur oleh UU saja,” kata Muhaimin di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (2/10/2012).

Di luar bidang pekerjaan yang diatur dalam peraturan tersebut, tidak boleh ada lagi tenaga kerja outsourcing. Menurut Muhaimin, ada 5 bidang pekerjaan yang masih boleh menggunakan tenaga outsourcing.

Dalam peraturan itu, Muhaimin menyatakan penerimaan tenaga kerja outsourcing harus mendapatkan izin dari kepala daerah.

“Jadi
5 jenis pekerjaan itu selama ini tidak ada izin hanya pemberitahuan. Ke
depan ini harus izin oleh gubernur atau bupati, karena UU-nya banyak di
daerah ya, tidak ditarik ke pusat, karena UU-nya di daerah,” ujarnya.

Muhaimin
menambahkan, nantinya ketika peraturan ini ditetapkan, maka langsung
berlaku saat itu juga. Hanya saja ada masa transisi sekitar 6 bulan
untuk penyesuaian aturan tersebut.

Selain itu, Muhaimin
menyatakan pihaknya juga tengah mengkaji masalah upah minimum tenaga
kerja. Dia menegaskan untuk tenaga kerja yang telah berkeluarga harus
mendapatkan upah di atas minimum.

“Jadi begini, ada komponen yang
layak untuk buruh berkerja di bawah 1 tahun lajang, hanya itulah yang
disebut upah minimum. Kebutuhan itu disurvei dalam setahun itu berapa
kebutuhan hidup lainnya perbulan berapa di situ ketemu komponen hidup
layak lalu diukur untuk ditetapkan oleh gubernur lalu diupah minimum.
Kalau yang sudah menikah beda lagi di atas upah minimum,” kata Muhaimin.

Berikut 5 bidang pekerjaan yang diperbolehkan menggunakan tenaga outsourcing:

1. Cleaning Service,

2. Keamanan,

3. Transportasi,

4. Katering,

5. Pemborongan Pertambangan 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *