Nunggak Kredit Kendaraan Bermotor Tak Ditarik Leasing

  • Whatsapp

Nunggak Kredit Kendaraan Bermotor Tak Ditarik Leasing – Pemerintah melalui Menteri Keuangan Agus Martowardojo akhirnya
menerbitkan aturan yang melarang perusahaan pembiayaan (leasing),
menarik kendaraan bermotor baik mobil maupun motor yang masih menunggak
kredit. Ketentuan tersebut ada dalam peraturan menteri keuangan nomor
130/PMK.010/2012 tentang pendaftaran jaminan fidusia bagi perusahaan
pembiayaan.

Aturan tersebut tegas melarang perusahaan pembiayaan atau leasing,
menarik benda jaminan fidusia berupa kendaraan bermotor apabila kantor
pendaftaran fidusia belum menerbitkan sertifikat jaminan fidusia dan
menyerahkannya kepada perusahaan pembiayaan.

Read More

Nunggak Kredit Kendaraan Bermotor Tak Ditarik Leasing

Lalu, apa tanggapan pelaku industri multifinance yang berada di bawah
koordinasi Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI)?

Ketua APPI Wiwiek Kurnia menuturkan, pihaknya siap menerima dan
menjalankan aturan tersebut. Dengan kata lain, pihaknya harus siap untuk
tidak menarik kendaraan yang menunggak kredit.

“Leasing tidak keberatan
dengan aturan itu,” singkat Wiwiek, Senin (8/10)
malam.

Pihaknya tidak mempermasalahkan jika nantinya aturan itu
diberlakukan. Meski banyak pihak khawatir aturan fidusia akan menggerus
kinerja kredit kendaraan bermotor, pihaknya justru punya pandangan lain.
“Kalau mau diterapkan tidak ganggu kinerja penjualan,” katanya.

Namun, pihaknya mengingatkan agar segala sesuatu dipersiapkan
terlebih dahulu. Khususnya dari Kementerian Hukum dan HAM. Sebab,
Kemenkumham akan menjadi tempat pendaftaran bagi perusahaan pembiayaan
penjaminan kredit. Kemenkumham baru sampai tingkat propinsi. Sementara
leasing sudah banyak merambah wilayah kabupaten/kota. Bahkan hingga
tingkat kecamatan dan pelosok daerah.

Menurutnya, jika sarana dan prasarana yang dimiliki kurang mendukung,
maka penerapannya akan sulit. “Harus jelas kesiapannya di Kemenkumham
mulai dari waktu, proses, dan sertifikasi,” tegasnya.

Koordinasi antara kepolisian, Kemkumham, dan kejaksaaan sebagai
eksekutor untuk penarikan kendaraan yang berasal dari kredit macet harus
dipastikan bisa berjalan dengan baik. Sebab, jika tidak berjalan bakal
merugikan multifinance. Alasannya, keterlambatan penarikan menyebabkan
penurunan nilai jual kendaraan.

Demikianlah informasi terbaru mengenai Nunggak Kredit Kendaraan Bermotor Tak Ditarik Leasing, semoga dapat membantu Anda.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *