Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Sumut Dilantik

  • Whatsapp

Pelantikan Kepengurusan BPW HIPKA Sumut 19 Oktober 2012

Read More

Silaturahmi Akbar Keluarga Besar Majelis Wilayah KAHMI Sumut serta Pelantikan Pengurus Himpunan Pengusaha KAHMI Sumut Periode 2012-2016.

Diselenggarakan pada: Jum’at 19 Oktober 2012 Pukul 19.00WIB bertempat di Balai Raya Tiara Convention Hall.

Badan Pengurus Wilayah (BPW) Himpunan
Pengusaha Korps Alumni HMI (HIPKA) akhir-nya hadir dan terbentuk di
Sumatera Utara. Pembentukan BPW HIPKA Sumut, berdasarkan Surat Keputusan
Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha KAHMI Nomor
0026/SK-BPP-HIPKA/X-2012, ditandatangani Ketua Umum Tubagus Farich N dan
Sekretaris Jenderal Nurhadi M Musawir.
Ketua Umum BPW HIPKA Sumut
Drs Usman Hasibuan didampingi Sekretaris Umum Ir Achmad Tirmizi
Hutasuhut, Bendahara Umum Budi Ristianto, dan Wakil Sekretaris Ismail
Marzuki mengemukakan hal itu, Minggu (14/10).

“Pelantikan kepengurusan BPW HIPKA Sumut akan digelar 19 Oktober 2012
dirangkai dengan Silaturahmi dan Rakorwil KAHMI Sumut. Pelantikan akan
dipimpin langsung Ketua BPP HIPKA Tubagus Farich N dan Sekjen Nurhadi M
Musawir,” sebut Usman.

Susunan Pengurus Badan Pengurus Wilayah Himpunan Pengusaha KAHMI (BPW-HIPKA) Provinsi Sumatera Utara Masa Bakti 2012-2016.

Dewan Penasihat/ Pembina, Ketua Irwansyah Damanik SE, Anggota H Rusdi
Lubis SH MMA, Rafriandi Nasution SE MT, Ir Riadil Akhir Lubis, Ir H
Murlan Tamba MM, H Rosihan Arbi, Ir Chaidir Ritonga MM, T Diky
Dirkhansyah SE AK, Ir Syaiful Amri, Khairul Mahalli, Irman Dj Oemar.
Badan Pengurus, Ketua Umum Drs Usman Hasibuan, Wakil Ketua Aja Syahri
SAg, Sudarto, Pemiga Orba Yusra.

Sekretaris Umum Ir Achmad Tirmizi Hutasuhut, Wakil Sekretaris Ismail Marzuki SCom, Irwan Bahri.

Bendahara Umum Budi Ristianto Wakil Bendahara Anggi Rhatiya Lubis,
Wahana Grahawan Manurung SH. Kepengurusan juga dilengkapi dengan
kompartemen-kompartemen.

Muslim profesional

Menurut Usman, pembentukan Himpunan Pengusaha KAHMI bertujuan demi
terwujudnya pengusaha muslim yang profesional dan berakhlak mulia,
untuk kepentingan (kemaslahatan umat) yang diridhai Allah SWT.

“Jadi,
keberadaan pengusaha KAHMI tidak hanya memikirkan keuntungan ekonomis
semata, melainkan juga harus memiliki komitmen memberdayakan umat agar
lebih sejahtera,” ujarnya.

Dengan hadirnya organisasi profesi HIPKA ini, kata Usman, pihaknya ingin
berperan untuk menumbuhkan dan mengembangkan semangat kewirausahaan di
kalangan alumni muda HMI, sehingga termotivasi mengembangan karier di
bidang kewirausahaan yang diawali dengan penguatan di sektor UKM.

Pada bahagian lain, mantan anggota DPRD Sumut ini menyatakan prihatin
dengan komunitas pengusaha di negara kita yang baru mencapai 1 persen
dari total penduduk Indonesia. Padahal, idealnya sebuah negara disebut
maju, bila terdapat sedikitnya 2 persen pengusaha dari jumlah penduduk
yang ada.

Usman menambahkan, belajar dari keteladanan Rasulullah SAW (yang juga
seorang pedagang), mestinya penduduk Indonesia yang notabene mayoritas
muslim, lebih banyak lagi yang bergerak di bidang kewirausahaan.

“Karenanya, melalui wadah HIPKA, diharapkan akan terjadi peningkatan pertumbuhan enterpreneur di Sumut,” harapnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *