Destinasi Wajib Di Medan

  • Whatsapp

Destinasi Wajib Di Medan – Traveling ke Medan, rasanya kurang lengkap jika belum berkunjung ke 10
destinasi wisata ini. Anda dapat menggagumi bangunan dengan arsitektur
yang menggagumkan, hingga mengunjungi penangkaran buaya yang
menegangkan. Seru!

Destinasi Wajib Di Medan

Read More

Bagi penggemar bangunan-bangunan bersejarah
dengan arsitektur unik, penikmat kuliner, hingga traveler yang mempunyai
nyali tinggi, Medan punya banyak tempat wisata yang menarik untuk
dikunjungi. Berikut 10
destinasi yang wajib dikunjungi saat melancong ke Medan:

1. Istana Maimoon

Terletak di Jl Brigjen
Katamso, Istana Maimoon adalah bangunan dengan perpaduan gaya Melayu,
Eropa, Persia, dan India. Sekilas, bangunan ini berbentuk masjid, tetapi
ada banyak peninggalan bersejarah yang menarik di dalamnya. Istana ini
sudah ada sejak 1888 yang dibangun oleh Sultan Ma’mun Al Rasyid Perkasa
Alamsyah.

Arsitektur dan isi dalam bangunannya akan membuat Anda
takjub. Tangga berundak di bagian depannya terbuat dari marmer mengkilat
asal Italia, dinding dan atapnya dihiasi ornamen dengan perpaduan
Melayu dan Timur Tengah, bentuk pintu dan jendelanya yang lebar ala
Eropa, serta lengkungan pada atapnya mencirikan arsitektur ala Arab.
Keren! Sejarah tentang Kesultanan Deli pun dapat Anda pelajari di sini.

2. Gedung London Sumatera

Gedung
London Sumatera adalah peninggalan dari zaman kolonial. Gedung yang
biasa disingkat dengan nama Lonsum ini, telah berdiri sejak tahun 1906.
Gedung ini dibangun oleh David Harrison, pemilik perkebunan karet
Harrison & Crossfield Company (H&C) yang berpusat kota London.
Jendela-jendela besar dan tembok-temboknya persis seperti
bangunan-bangunan kuno di Inggris.

Lonsum terletak di pusat Kota
Medan, tidak sulit untuk berkunjung ke sana. Masuk ke dalam tempat ini
pun gratis. Traveler pun bisa berfoto-foto di gedung ini. Hasil fotonya,
Anda seolah sedang di Inggris!

3. Graha Maria Annai Velangkanni

Saat
melihat Graha Maria Annai Velangkanni, Anda akan menyangka ini adalah
pagoda yang besar. Padahal, bangunan ini adalah gereja Katolik yang
megah dan indah. Gereja ini terletak di Jalan Sakura, Medan. Hati Anda
akan penuh kedamaian saat berkunjung ke sana. Keunikan bangunan ini
terletak pada arsitekturnya yang menggabungkan gaya Indo-Mogul dan
Hindu-Islam. Hal ini sebagai upaya akulturasi arsitektur Asia.

Dari
luar, ada tiga kubah yang mirip dengan Taj Mahal serta ornamen dan
warna cat yang mirip bangunan kuil Hindu. Di ruang utama, terdapat 12
patung rasul di 12 tiang penyangga, patung Yesus disalib, dan kutipan
Alkitab yang ditulis dalam tiga bahasa, yaitu Inggris, Indonesia, dan
Tamil. Ada juga aula yang dapat dipakai untuk pertemuan atau pernikahan
oleh umat yang beragama Islam, Hindu, Kristen Protestan, atau Katolik.

4. Merdeka Walk

Jika
Yogya punya Malioboro sebagai tempat nongkrongnya anak muda, maka Medan
punya Merdeka Walk. Terletak di kawasan Lapangan Merdeka, tak jauh dari
Kantor Pemerintahan Kota Medan, wajib datang ke tempat ini saat
traveling ke Medan.

Pepohonan yang rindang menjadikan kawasan ini
sangat asri dan sejuk. Fasilitas WiFi dan pertunjukan live musik pun
sering diadakan di kawasan ini. Malam harinya, Merdeka Walk menjadi
pusatnya jajanan kuliner. Anda dapat menemukan aneka makanan di
sepanjang tempat ini. Tak hanya itu, komunitas-komunitas anak-anak muda
di Medan pun sering berkumpul di sini. Tempat nongkrong yang asyik!

5. Taman Buaya Asam Kumbang

Ingin
uji nyali di Medan? Cobalah datang ke Taman Buaya Asam Kumbang.
Penangkaran buaya ini diklaim sebagai taman reptil terbesar di
Indonesia. Jumlah buaya di sini pun sekitar 2.400, ukurannya ada yang
kecil hingga besar. Wow! Penangkaran ini terletak di Desa Asam Kumbang,
sekitar 1 jam dari Kota Medan.

Anda dapat melihat buaya-buaya
tersebut yang berada di dalam kandang. Kebanyakan, buaya di sini adalah
buaya muara. Di bagian belakang, ada kolam raksasa dengan air berwarna
hijau yang seperti rawa. Tidak hanya melihat dan memotret buaya-buaya
saja, Anda juga dapat melihat buaya tersebut saat makan. Mulutnya yang
besar dengan badan yang terlihat tebal akan membuat Anda merinding.
Hiii!

6. Museum Sumatera Utara

Bagi
pecinta museum, Medan punya Museum Sumatera Utara yang menarik untuk
dikunjungi. Museum terbesar di Sumatera Utara ini terletak di Jl H M
Jhoni no 51, Medan. Museum ini menyimpan berbagai peninggalan sejarah
budaya bangsa, hasil seni dan kerajinan dari berbagai Suku di Sumatera
Utara.

Museum ini memiliki koleksi patung pengantin beserta
ornamen-ornamennya dari suku-suku utama di Sumatera Utara seperti
Melayu, Batak Toba, Karo, Simalungun, Angkola, Mandailing, Pak-Pak, dan
Nias. Secara arsitektur, bentuk bangunan induk museum ini menggambarkan
rumah tradisional daerah Sumatera Utara. Pada bagian atap depan dipenuhi
dengan ornamen dari etnis Melayu, Batak Toba, Simalungun, Karo,
Mandailing, Pakpak, dan Nias.

7. Tip Top

Jika
Jakarta punya Ragusa, maka Medan punya Tip Top. Di sini terdapat
berbagai variasi menu makanan Barat, Indonesia dan Tionghoa, juga es
krim dan cake. Uniknya, Tip Top sudah ada sejak zaman Belanda. Semua
masakan dan es krim masih menggunakan resep tradisional, serta semua kue
yang dibuat masih menggunakan tungku kayu bakar dari jaman Belanda.

Tip
Top berada di Jl Ahmad Yani dan tidak jauh dari pusat kota. Menu yang
terkenal di sini adalah Java Ice, yaitu es potong yang warnanya cokelat.
Dinginnya dapat menyejukan pikiran Anda dari panasnya Kota Medan.
Selain itu, keunikan dari Tip Top juga terlihat dari pelayannya yang
menggunakan baju putih lengan panjang, celana panjang putih dan kopiah
di atas kepala. Seperti kembali ke zaman dulu saja!

8. Masjid Raya Medan

Rupanya,
Medan juga punya masjid yang tak kalah cantik. Masjid Al Mashun atau
yang dikenal dengan Masjid Raya Medan adalah masjid yang megah dan
menjadi kebanggaan masyarakat Medan. Bangunannya pun tak kalah menarik.
Gaya arsitekturnya khas Timur Tengah, India dan Spanyol. Masjid ini pun
berbentuk segi delapan yang berbeda dengan masjid-masjid pada umumnya.

Masjid
Raya Medan adalah warisan dari Sultan Deli. Masjid ini terletak di
pusat Kota Medan atau tepatnya di Jl Sisingamangaraja. Masjid ini
didirikan tahun 1906 dan memiliki usia ratusan tahun lebih. Banyak
wisatawan yang terkagum oleh arsitektur masjidnya. Pada Bulan Ramadan,
masjid ini selalu ramai. Anda bisa merasakan suasana Ramadan yang penuh
syahdu di masjid nan megah ini.

9. Menara Air Tirtanadi

Ada
satu peninggalan kolonial Belanda yang unik di Medan, yaitu Menara Air
Tirtanadi. Menara air ini terletak di pusat kota. Bangunannya yang khas
akan terlihat dengan jelas. Menara ini dibangun pada tahun 1896 oleh
pemerintah Belanda yang saat itu berfungsi untuk memasok air bersih
untuk seluruh masyarakat Medan.

Tidak hanya untuk memasok air
bersih saja, kini Menara Air Tirtanadi juga menjadi salah satu tempat
wisata yang menarik. Anda bisa melihatnya dari dekat dan berfoto di
sana. Anda bisa naik ke gedung-gedung tingkat di seberangnya, lalu
mencari angle terbaik untuk memotret menara ini. Keren!

10. Rumah Tjong A Fie

Satu
tempat yang wajib dikunjungi saat traveling ke Medan adalah Rumah Tjong
A Fie. Arsitektur rumah ini merupakan perpaduan gaya bangunan Melayu,
China dan Eropa. Berada di Jl Ahmad Yani, rumah ini terlihat berbeda
dari yang lain. Rumah ini sudah berdiri sejak abad ke 19 dan masih
terawat hingga sekarang. Wisatawan dapat masuk ke dalamnya dengan harga
tiket Rp 35 ribu untuk melihat keunikan lainnya.

Tjong A Fie
adalah seorang pengusaha yang terkenal di masanya. Tidak hanya di dalam
negeri, kekayaannya sudah terkenal hingga ke mancanegara. Dia juga
merupakan pemimpin masyarakat Tionghoa di Medan pada masanya. Di dalam
rumahnya, terdapat barang-barang peninggalan Tjong A Fie, seperti
foto-foto Tjong A Fie dan kisah hidupnya, perabotan dan ornamen yang
bergaya Melayu dan Vhina, dan masih banyak lagi.

Itulah 10
destinasi yang wajib Anda kunjungi saat ke Medan. Ada sejarah,
arsitektur yang unik, serta kisah dari zaman dulu yang akan Anda temukan
di sana. Horas!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *