Tanda orang yang berumur panjang

  • Whatsapp

Setiap
orang selalu berharap bisa memiliki usia panjang yang sehat. Apakah
Anda memiliki tanda-tanda umur panjang? Lihat 14 tanda berikut yang
menunjukkan seseorang bisa berusia panjang. Seperti dikutip dari
Prevention, ada banyak cara yang bisa dilakukan orang
agar memiliki tubuh sehat sehingga meningkatkan kesempatan berusia
panjang.

Read More

Ada 14 tanda orang yang memiliki usia panjang, yaitu:
Usia ibu masih muda saat melahirkan Anda
Jika
saat dilahirkan ibu berusia di bawah 25 tahun, maka orang tersebut
memiliki kesempatan 2 kali lebih besar berusia panjang dibandingkan
dengan orang yang dilahirkan saat ibunya sudah tua.

Menurut
ilmuwan dari University of Chicago, sel telur yang dimiliki oleh ibu
muda adalah yang terbaik sehingga menghasilkan keturunan yang sehat.

Anda seorang pecinta teh
Baik
teh hijau maupun teh hitam mengandung konsentrasi katekin (zat kimia
yang membantu membuat pembuluh darah rileks dan melindungi jantung) yang
cukup. Tapi pastikan untuk mengonsumsi teh segar, karena daun teh yang
ditambahkan air akan menurunkan katekin beberapa hari kemudian.

Sebaiknya hanya menambahkan lemon atau madu pada teh dan bukan susu, karena susu dapat menghilangkan efek protektif tersebut.

Lebih memilih untuk berjalan kaki
Sebuah
studi menunjukan orang yang berjalan 30 menit sehari bisa meningkatkan 4
kali kesempatan untuk hidup lebih lama dibandingkan orang yang jarang
berjalan, tak peduli berapa banyak lemak ditubuhnya.

Jadi berjalan kaki saat jam makan siang, berputar di lapangan atau bergerak setiap harinya bisa memiliki manfaat lebih.

Menghindari soda bahkan yang versi diet
Ilmuwan
di Boston mengungkapkan konsumsi satu atau lebih minuman soda setiap
hari bisa meningkatkan dua kali lipat risiko sindrom metabolik, termasuk
tekanan darah tinggi, peningkatan insulin, kelebihan lemak di sekitar
pinggang serta meningkatkan risiko jantung dan diabetes.

Memiliki kaki yang kuat
Bagian
bawah tubuh yang kuat diartikan memiliki keseimbangan yang baik,
fleksibilitas dan daya tahan. Sehingga mengurangi risiko patah tulang
pinggul dan cedera lainnya yang dapat menurunkan kesehatan.

Robert
Butler, MD, dari International Longevity Center, USA menuturkan otot
paha yang lemah bisa menjadi salah satu penyebab kelemahan di usia tua.

Mengonsumsi makanan berwarna ungu
Makanan
ini mengandung senyawa polifenol yang dapat mengurangi risiko jantung
dan Alzheimer. Polifenol ini membantu menjaga pembuluh darah dan arteri
tetap fleksibel dan sehat.

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan konsumsi 1 cangkir bluberry setiap hari dapat meningkatkan komunikasi antara sel-sel otak.

Memiliki berat badan remaja yang sehat
Sebuah
studi dalam Journal of Pediatrics menunjukkan kelebihan berat badan di
usia 14 tahun dapat meningkatkan risiko diabetes di usia dewasa, hal ini
tentu saja meningkatkan risiko komplikasi dari diabetes seperti
penyakit jantung.

Tidak suka burger
Mengonsumsi
daging sapi atau domba memang bukan masalah besar, tapi jika konsumsi
lebih dari 500 gram daging merah per minggunya berisiko besar terkena
kanker usus besar. Selain itu konsumsi daging merah yang dipanggang,
dibakar atau dimasak pada suhu tinggi bisa meningkatkan kandungan
senyawa karsinogen.

Memiliki tingkat pendidikan tinggi
Sebuah
studi dari Harvard Medical School menemukan bahwa orang yang lebih dari
12 tahun menikmati pendidikan formal bisa hidup 18 bulan lebih lama
dibandingkan dengan orang yang lebih sedikit bersekolah. Hal ini
diperkirakan orang yang berpendidikan lebih tinggi cenderung sedikit
mengonsumsi rokok.

Sangat menikmati memiliki teman
Hubungan
interpersonal yang baik bisa bertindak sebagai pencegah terhadap stres.
Memiliki orang-orang yang mendukung, bisa membuat seseorang tetap sehat
baik secara mental maupun fisik. Karena stres yang kronik dapat
melemahkan sistem kekebalan tubuh dan usia sel yang lebih pendek,
sehingga memperpendek usia 4-8 tahun.

Memiliki teman-teman yang sehat
Studi
dari New England of Journal of Medicine menunjukkan jika teman terdekat
memiliki berat badan berlebih, hal ini meningkatkan kesempatan sebesar
57 persen pada seseorang untuk berada di kondisi yang sama. Karena itu
penting untuk bergaul dengan orang-orang yang memiliki tujuan hidup sama
dalam hal kesehatan.

Tidak takut tantangan baru

Orang
yang disiplin terhadap diri sendiri serta bisa berorganisasi dengan
baik, memiliki risiko lebih rendah terkena Alzheimer dibandingkan orang
yang kurang hati-hati. Hal ini dikarenakan orang yang memiliki fokus
perhatian akan menggunakan kekuatan otaknya. Karena itu cobalah untuk
merangsang otak dengan melakukan hal-hal yang baru, serta mengulangi
hal-hal yang sudah dipelajarinya.

Tidak memiliki pembantu di rumah
Jika
seseorang melakukan pekerjaan rumah seperti menyedot debu, mengepel dan
mencuci, maka rata-rata orang sudah membakar sekitar 285 kalori. Hal
ini akan menurunkan risiko kematian sebesar 30 persen.

Seseorang yang berkembang
Seseorang
yang berkembang cenderung memiliki pandangan yang positif tentang
kehidupan, memiliki tujuan dan rasa sosialisasi. Hal ini membuatnya
memiliki makna dalam hidupnya.

Orang-orang
yang memiliki usia panjang cenderung memandang kerja keras adalah
penting, tapi tetap menghabiskan waktu lebih banyak untuk keluarga,
meningkatkan spiritualitas dan melakukan hal bersama orang lain.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *