IBX5A49C9BC313D6 Raung Khatulistiwa Bersama Arunika di Medan Creative Hub – Cerita Medan

Raung Khatulistiwa Bersama Arunika di Medan Creative Hub

Arunika Musik

CERITAMEDAN.COM – Arunika adalah sekelompok grup musik yang dibentuk pada tahun 2017. Diambil dari bahasa Sansekerta yang berasal dari akar kata Aruna yang berarti matahari terbit. Nama ini dianggap cukup mewakili gagasan Arunika dalam berkarya. Grup ini mengutamakan keindahan danorisinalitas sebagai benang merah untuk berkarya dalam setiap komposisi yang diciptakan. Arunika beranggotakan enam orang yaitu : Aprindo Nadeak pada gitar, Denata Rajagukguk pada bass, Elisabeth Aprilia pada vokal dan puisi, Ayu Permata pada vokal dan flute, Rio Kenzo pada perkusi, dan Ainal Syabri pada perkusi dan alat tiup tradisi. Terdapat dua pendekatan konsep seni dalam proses berkarya mereka, yang pertama musik dengan pendekatan world musik dan kedua lirik dengan pendekatan sastra yaitu puisi, ungkap Arunika.

Mereka akan hadir pada tanggal 5 april 2018 pukul 19.30 wib s.d 22.00 wib di Medan Creative Hub Jln.Sisingamaraja No 132A Medan yang merupakan bagian program dari Rumah Karya Indonesia

Bicara tentang ¬†“Raung Khatulistiwa” adalah ekspresi kerinduan yang mewakili perasaan, emosional, dan spiritual terhadap nusantara. Terinspirasi dari garis khatulistiwa yang menginterpretasikan solidaritas dan raungan sebagai semangat anak muda dalam mewarisi kekayaan alam dan budaya Indonesia.Kami percaya kau pasti punya raunganmu sendiri terhadap negeri khatulistiwa.Maka marilah merapat, kita gaungkan satu per satu buah pikir yang mungkin selama ini tersembunyi. Bisa jadi ketika kataku, katamu, katanya, dan kata kita semua bersatu, ada satu tanda tanya yang terpecahkan, dan seterusnya. Siapa tahu? Dijelaskan Ayu Pertama

Dan bakalan ada diskusi yg menyehatkan alam pikiran kita bersama Ibnu Avena Matondang seorang antropolog muda di Sumatera Utara. “Kegiatan ini terbuka untuk umun dan gratis. Ruang ini merupakan ruang interaksi antara kreator dengan audensinya. Jadi mari kita mengapresiasi karya-karya Sumatera Utara,” ungkap Niko Sitohang salah satu team kreatif di Medan Creative Hub.***(CM/PR)

KOMENTAR

BACA JUGA