Kover Magazine Gelar Event Medan Most Inspiring Award 2017

Kover Magazine Gelar Event Medan Most Inpiring Award 2017
Kover Magazine Gelar Event Medan Most Inpiring Award 2017

CERITAMEDAN.COM, Medan – Inspirasi bisa didapatkan dari mana saja.Bisa datang dari suatu kejadian, suasana ataupun seseorang. Sebuah inspirasi merupakan awal dari terbentuknya pencerahan. Oleh karena itu, sumber inspirasi sangat-sangat patut untuk dihargai.

Kota medan pun memiliki banyak sosok yang menginspirasi. Mereka datang dari berbagai kalangan. Keberadaannya tak hanya sekedar ada tapi berprestasi, bahkan prestasinya mampu mempengaruhi banyak kehidupan orang juga lingkungan sekitarnya.

Kisah-kisah inspiratif dari sosok-sosok tersebut diinformasikan di KOVER Magazine melalui rubrik Profile di edisi Januari sampai November,dan telah diterbitkan di tahun 2017 ini.  Puncaknya, Kover Magazine akan mempersembahkan malam anugrah Medan Most Inspiring Award (MMIA) 2017 pada tanggal 9 Desember 2017, di Atrium Plaza Medan Fair. Tak ketinggalan, acara yang pernah digelar tahun 2016 ini, akan dihadiri oleh walikota Medan yang akan menyerahkan langsung piala penghargaan.

“Sebagai majalah yang senantiasa menginformasikan seputar lifestyle anak-anak muda Kota Medan mulai dari profile, food, traveling,fashion, komunitas, dan lainnya, kita ingin lewat acara ini, semakin banyak orang yang terinspirasi untuk hidup dengan baik tidak hanya bagi diri sendiri tapi juga bagi orang lain,” kata Editor in Chief Kover Magazine, Elsa Malona.

Adapun sosok-sosok inspiratif tersebut terdiri dari 10 orang dengan latar belakang, profesi dan pendidikan yang berbeda. Kesepuluh finalis MMIA 2017 tersebut yakni Nova Zein, seorang pengusaha dan inspirator yang berjiwa sosial tinggi. Founder dari Sumatera Woman Foundation (SWF) ini berpengaruh besar dalam memberdayakan istri-istri nelayan menghasilkan beragam kerajinan yang begitu diminati pasar Internasional.

Finalis kedua adalah Ahmad Faury, seorang difabel yang berprofesi sebagai dosen Ilmu Hukum dan Pidana di UIN-SU. Meski kedua tangan dan kakinya tak sempurna dan Indonesia juga tak terlalu peduli pada fasilitas yang ramah bagi difabel, Ahmad tak pernah mau menyerah pada hidup karena prinsipnya adalah menerabas keterbatasan. Selanjutnya di urutan ketiga ada Rizky Syahfitri Nasution.  Perempuan berhijab sekaligus Founder dari Medan Herritage ini begitu berjasa dalam menjaga budaya warisan sejarah di Kota Medan.

Finalis selanjutnya adalah Musa Rajekshah yang akrab dengan sapaan Ijek. Sebagai pengusaha muda, Ijek tak asing dengan kata gagal namun melalui mimpi, doa serta sifat jujur dan supportif dalam bertindak, pemilik dealer motor Harley Davidson tersebut kini tak lagi diragukan kredibilitasnya. Adapun finalis kelima yakni DR. RA Dwi Pujiastuti, seorang dokter spesialis saraf yang getol mengkampanyekan betapa pentingnya asi bagi bayi. Selain hobi menggambar, DR Puji juga seorang pejuang bagi ibu menyusui.

Finalis keenam adalah Anwar Yunus, Owner DealMedan ini telah membuktikan bahwa segala sesuatu yang dimulai dari nol jika dikerjakan dengan sungguh-sungguh tanpa mengeluh pasti memberikan hasil sepadan karena semua tak hanya tentang modal yang besar. Finalis selanjutnya yaitu Ismail, seorang pria lulusan Master Komunikasi Lingkungan dari Amerika yang terpanggil untuk meyelamatkan orangutan dan berbuat “lebih banyak” demi memajukan masyarakat di Pesisir Timur Sumatera Utara.

Finalis kedelapan datang dari dunia perfilman Indonesia. Adalah Onny Kresnawan, sutradara handal yang menyuarakan keresahan negeri ini lewat film. Diurutan selanjutnya ada seorang petarung yang tak pernah bosan mengharumkan nama Indonesia meski tulang lengan dan kakinya patah berulang kali. Jintar Simanjuntak, laki-laki kelahiran Medan yang lebih memilih menjadi atlet karate meski dizamannya hal tersebut tak menjanjikan sama sekali.

Finalis terakhir adalah seorang penulis novel best seller yang berprofesi sebagai seorang bankir. Berani bermimpi adalah kunci utama bagi Ika hingga mampu membangkitkan kembali kejayaan penulis Medan. Ika melalui novelnya ingin menunjukkan bahwa untuk menjadi orang kreatif, untuk berkarya tak harus hidup di kota besar. Yakin saja bahwa dengan effort maksimal yang diiringi doa maka siapapun bisa jadi apapun yang dia inginkan.

Baca Juga : (Kompetisi Modeling Medan Kover Face III)

Untuk informasi lebih lengkapnya, bisa menghubungi Annette di nomor 0852 7558 1514 dan IG @kovermagz

KOMENTAR

BACA JUGA