Aksi Simpatik Anak untuk Memerangi Kejahatan Seksual

Aksi Simpatik Anak Untuk Memerangi Kejahatan Seksual

CERITAMEDAN.COM, Medan – Kekerasan pada anak dan perempuan menjadi ancaman serius bagi tumbuh kembang dan perlindungan anak-anak di Sumatera Utara. Kekerasan anak dan perempuan sudah mencapai tahap darurat dan membutuhkan tindakan dan partisipasi semua pihak untuk memeranginya.

Sampai dengan Nopember 2017,   data  kekerasan pada anak dan perempuan di Sumatera Utara  yang dikeluarkan Kemeneg PP mencapai 802 kasus dengan jumlah korban sebanyak 906 orang, dengan rincian laki-laki 201 korban dan perempuan 705 korban. Jenis kekerasan yang dialami meliputi  kekerasan  fisik, psikis, seksual,  penjualan manusia (trafiking), penelantaran dan eksploitasi.

Berdasarkan data Kemeneg PP, Kejahatan seksual menempati peringkat utama dengan jumlah korban anak  usia dibawah 18 tahun mencapai  343 orang.
Kondisi ini membuat sekelompok anak-anak yang berasal dari beberapa wilayah di Sumatera Utara, seperti Medan, Binjai dan Deli Serdang  bersama Yayasan Kelompok Kerja Sosial Perkotaan (YKKSP) dan Child Right Coalition (CRC) Asia  dan dukungan sejumlah kelompok komunitas pemerhati anak dan sosial di Kota Medan, melakukan kegiatan kampanye  bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat  untuk meningkatkan perlindungan bagi  dari  segala bentuk kejahatan seksual, khususnya kelompok remaja dan anak-anak untuk mampu  melindungi dirinya sendiri dari segala  bentuk kejahatan seksual yang mengancam dirinya dengan judul kegiatan : My Campaign: Lindungi Kami dari Kekerasan Seksual !

aksi simpatik anak untuk memerangi kejahatan seksual

“Kegiatan ini merupakan  bagian dari hak  anak untuk menyampaikan pendapat  dan partisipasi kelompok anak dan remaja, untuk menyuarakan pandangan dan pendapatnya terkait   kejahatan seksual yang mengancam dirinya. Sangat penting partisipasi  anak-anak dan remaja dalam mendorong perhatian pemerintah dan masyarakat, untuk melindungi mereka dan berani melaporkan kasus kejahatan seksual yang dialami atau mengetahui kasus yang menimpa teman-teman sebayanya,” demikian  penjelasan Sri Eni Purnamawati direktur Eksekutif Yayasan KKSP  terkait kegiatan ini.

Lebih lanjut  Sri Eni, menyatakan bahwa  terlepas dari data yang ada, menurutnya kasus kejahatan seksual yang menimpa anak dan perempuan, seperti gunung es yang kemungkinan masih banyak lagi kasus lain yang belum terungkap karena berbagi alasan, seperti  untuk menutupi aib keluarga dan atau ketidak tahuan melakukan pengaduan kasus. Misalnya kejahatan seksual yang terjadi melalui media sosial dan didalam keluarga.

Ketua panitia  pelaksana kegiatan My Campaign; Lindungi Kami dari Kejahatan Seksual!, Mutiara Tria  Ningsih  atau biasa dipanggil dengan sapaan Tia, yang juga mahasiswi  stambuk 2015, Fakultas Teknik, jurusan Teknik Lingkungan, Universitas Sumatera Utara (USU), mengatakan bahwa sebanyak 100 orang anak dari kelompok-kelompok dampingan Yayasan KKSP  yang berasal dari Binjai, Deli Serdang dan Medan, akan berkumpul di  Taman Rusa-Biro Rektor Universitas Sumatera Utara (USU)  Jalan Dr Mansyur Medan, pada tanggal 19 Nopember 2017, mulai pukul 09.00 WIB sampai selesai. Acara diisi dengan kegiatan aksi simpatik diseputaran taman rusa dan juga diserta pembagian brosur serta diskusi mengenai pencegahan menjadi korban kejahatan seksual.

“Sudah saatnya anak-anak berani dan mampu  melawan kejahatan seksual  dan mencegah dirinya sendiri dan  membantu rekan-rekan sebayanya untuk tidak menjadi korban kejahatan  seksual. Kemudian, anak-anak memiliki pengetahuan tentang pencegahan diri dari kejahatan seksual,misalnya melaporkan segala bentuk  gejala kejahatan seksual  saat menggunakan media sosial dan berinteraksi dengan orang-orang dekat. Mari perangi kejahatan seksual sekarang juga, dimulai dari kita secara bersama,” ujarnya.

Harapan Tia dengan kegiatan kecil  ini, masyarakat, media, dan pemerintah dapat terus meningkatkan perlindungan bagi anak-anak dari kejahatan seksual agar anak-anak dapat tumbuh kembang dengan baik, untuk menyongsong masa depan yang gemilang.***(CM/PR)

KOMENTAR

BACA JUGA