Kelompok Teater Anak Dilatih Kampanyekan Bisnis dan Hak-Hak Anak

Kelompok Teater Anak dilatih Kampanyekan Bisnis dan Hak-Hak Anak
Kelompok Teater Anak dilatih Kampanyekan Bisnis dan Hak-Hak Anak

CERITAMEDAN.COM, Medan – Sebanyak 30 orang pelajar dari 15 sekolah menengah atas (SMA/SMK) di Medan mengikuti workshop untuk peningkatan kemampuan pementasan teater dalam rangka Festival Film Anak tahun 2017, di Aula SMKN 10 Medan, Sabtu 26/8/2017.

Sulaiman Zuhdi Manik, Koordinator Pelaksana, mengatakan, workshop tersebut merupakan rangkaian Festival Film dan Festival Teater Anak (FFA/FTA) tahun 2017 yang dilaksanakan Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA), bekerjasama dengan beberapa mitra dan lembaga.

Workshop tersebut, kata Sulaiman, dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan kelompok teater anak tentang bisnis dan hak-hak anak, sebagai tema FFA/FTA tahun 2017. “Kita menyadari, pemahaman tentang keterkaitan antara bisnis dan hak-hak anak masih harus ditingkatkan, sehingga nantinya mereka dapat menulis naskah yang sesuai dengan sub tema festival ini, apalagi peserta berasal dari kelompok teater sekolah ”, kata Sulaiman.

Oleh sebab itu, tambah Sulaiman, dalam workshop tersebut dihadirkan tiga pembiacara yaitu Misran Lubis dari PKPA yang membahas materi Bisnis dan Hak-Hak Anak, Yusrianto (palaku teater) dengan materi Skenario dan Produksi Teater dan Eddy Siswanto (pelaku teater) untuk Materi Keaktoran.

Setelah workshop para peserta akan menuliskan naskah dengan memilih tujuh sub tema FFA/FTA 2017 yaitu: (1) Peran Perusahaan mendukung fasilitas dan kegiatan anak di lingkungan, (2) Aktifitas/operasional bisnis yang melanggar hak anak, (3) Peran Pemerintah dan masyarakat dalam mencegah pekerja anak, (4) Pekerja anak sektor domestik (industri rumah tangga, PRTA), (5) Pekerja anak di sektor industri (sektor perikanan, perkebunan, pertanian, tekstil, pertambangan, retail, perhotelan, dll), (6) Pekerja anak di jalanan dan (7) Pelibatan anak dalam bisnis ilegal (narkoba, prostitusi, Judi, dll).

Menurut Sulaiman, pementasan teater untuk FFA/FTA 2017, direncanakan di Gedung Teater O USU pada 14 Oktober 2017. “Disitulah dilakukan penilaian teater terbaik oleh team penilai yang akan dipilih oleh PKPA. Selanjutnya PKPA akan terus melakukan pendampingan kepada kelompok teater-teater anak untuk terlibat dalam mensosialisasikan kampanye perlindungan anak khususnya bisnis dan hak-hak anak. Bahkan mereka akan dilibatkan untuk tampil di lokasi-lokasi kegiatan PKPA,” ujar Sulaiman.

Bagimana dengan kelompok teater anak yang lain? Apakah dapat mengikuti festival teater yang diadakan PKPA tahun 2017 ini? Sulaiman menyebut, sangat terbuka. “Kelompok teater anak yang tidak ikut workshop tetap dapat mengikuti FFA/FTA 2017. Informasi dapat diminta kepada panitia di kantor PKPA atau melalui facebook atau mengakses di website PKPA: www.pkpaindonesia.org,” pungkas Sulaiman.

KOMENTAR

BACA JUGA