Yutina Elisabeth Seorang Fashion Blogger di Medan

Yunita Elisabeth
Yunita Elisabeth

CERITAMEDAN.COM, Medan – Nama seorang gadis berdarah batak ini memang sudah tak jarang mengudara di telinga warga medan khususnya di kalangan anak muda. Gadis yang “mungkin” mengganti warna rambut beberapa bulan sekali ini adalah seorang sosok yang cukup berani dan tak sungkan tampil beda.

Yunita Elisabeth Pangaribuan, ia lahir 27 tahun yang lalu tepatnya di Malang, 18 Juni 1991. Ia bangga lahir di sebuah keluarga Kristen yang harmonis dan menjadi seorang anak ke-2 dari 3 bersaudara dari kedua orangtuanya. Berbicara mengenai pendidikan, ia pun tak kalah saing dengan teman sejagatnya, di tengah tengah kesibukan dan hobby nya, ia mampu lulus tepat waktu dari sebuah universitas ternama di Sumatera Utara, yaitu Universitas Sumatera Utara, Fakultas Ekonomi jurusan Manajemen. Ia juga pernah bersekolah di sebuah sekolah favorit di Medan, yaitu SMA N 4 Medan.

Mungkin yang tersirat dipikiran kita ketika kita melihat sosok gadis yang pernah masuk di majalah Gogirl ini adalah wanita yang ekstrovet selayaknya foto foto yang ia publish di sosial medianya. Namun ternyata Yunita ini adalah seseorang yang introvet atau lebih tertutup, namun bukan berarti yunita adalah sosok yang sombong yang susah bergaul dengan banyak orang, terbukti dengan jumlah kuantitas teman Yunita yang cukup banyak. Yunita adalah orang yang sedikit pemalu jika bertemu orang baru, tapi di balik itu ia adalah anak yang asik, nyaman untuk di ajak bercengkrama, baik, lembut dan humble.

Yunita Elisabeth Pangaribuan
Yunita Elisabeth Pangaribuan

Saat ini, sosok Yunita Elisabeth mungkin dikenal sebagai fashion bloger yang cukup terkenal di kalangan anak muda, memiliki banyak followers, bahkan bisa disebut sebagai selebgram asal kota Medan, tapi jika ditelusuri di masa lampau, ternyata Yunita adalah sosok yang pernah dikucilkan oleh teman teman seumuran nya dulu. Beliau “seperti” di jauhi oleh teman teman nya hanya karena sosok nya yang pendiam dan tertutup yang seakan akan menonjolkan sikap ketidakinginan berteman, padahal ia terbuka untuk siapa saja. Namun jiwa yang kuat dan sikap mental yang baik, ia muncul dengan keunikannya dan bertekat “mungkin aku kalian jauhin karena sifat pendiam ku, namun aku ingin menunjukkan sekalipun aku pendiam bukan berarti aku tidak memiliki apa apa, aku menunjukkan sekalipun aku pendiam dan dijauhi aku berbeda dengan kalian karena aku punya ini ( jiwa fashion yang unik).

Jiwa fashion tersebut dimulai ketika di masa SMP, ia sudah mulai suka membaca majalah, terutama majalah majalah fashion. Ia mulai memperhatikan trend trend fashion yang ada di majalah yang sedikit kemungkinan untuk di aplikasikan pembaca, akhirnya ia mulai membeli pakaian pakaian yang serupa dengan tampilan majalah, kemudian mulai belajar memadu madankan pakaian pakaian tersebut. Dan ternyata hasilnya sangat baik, lucu, unik dan beda dengan orang kebanyakaan.

Kesukaan beliau terhadap dunia fotography membuatnya selalu mengabadikan OOTD (Outfit of the day) nya kedalam sosial media nya, yaitu instagram. Keunikannya membuat banyak orang mengenalnya, gaya pakaian “aneh” nya membuatnya di kagumi banyak orang, keberaniannya bermain main dengan fashion menjadikannya panutan berfashion banyak orang, bahkan cara berfoto nya menjadi inspirasi banyak orang. Bahkan jiwa nekat nekatnya ketika mewarnai rambut dan mengubahnya sesuai mood menjadi panutan jiwa keberanian dan percaya diri orang lain.

“Do evertything you like, because sometimes it will works in your life” itulah motto hidup seorang gadis yang saat ini bekerja sebagai seorang fotographer Snapd.id dan editor di sebuah perusahaan kreatif yaitu sheers ini, lulusan manajemen memang, namun kecintaan nya kepada dunia fashion dan photography membawanya menjadikan landasan dalam mengemban pekerjaan nya saat ini. Dulu saat masuk ke manajemen, ia tidak memiliki landasan apa apa selai ikut ikut teman, namun seiring berjalan nya waktu, ia belajar bahwa mengerjakan passion akan membuat kita lebih baik disbanding ikut ikutan teman. Kecintaannya melakukan passion nya membawanya kepada banyak tawaran pekerjaan, beliau sering di minta untuk memfoto selebgram selebgram, memfoto endorsement, pernikahaan, pembuatan iklan seperti iklan Linardi Chicken, iklan bold store, iklan farfum Florean, serta ada juga foto produk online shop, dan banyak lagi.

Yunita Elisabeth Pangaribuan Fashion Blogger Medan
Fashion Blogger Medan

Tidak hanya pengalaman kerja, ia juga memiliki segudang prestasi, beberapa diantaranya:
• 10 besar finalis fimela goes to newyork 2011
• Juara favorite blogger competition matahari fashion award 2013
• Juara lomba fashion #jeLAZgayague Lazada 2016 yang berangkat ke Korea

Kakak yang cukup cerewet menurut keluarganya ini, ternyata sudah memiliki seorang pacar yang usia hubungannya sudah 8 tahun. William adalah panggilan sehari hari dari pacar Yunita. Gaya dan aktivitas pacaran Yunita pun menjadi inspirasi bagi banyak anak muda. Gaya pacaran mereka bukanlah selalu jalan menghabiskan banyak uang, namun mereka sering mengambil project bersama, sehingga menjadikan gaya pacaran mereka pacaran yang produktif, hebatnya mereka memiliki kesukaan yang sama di bidang photographer, karena William sendiri adalah seorang videographer dan photographer. Selain itu, Yunita juga dikenal sebagai sosok yang cukup aktif di gereja bersama William.

Wanita yang sudah biasa menjadi pembicara di berbagai acara ini megajarkan banyak orang bahwa bergaya itu tidak harus meraup seluruh isi kantong kita. Beliau mampu menjadi seorang fashion blogger dengan segala item yang ia miliki dari berbagai sumber yang memberikan harga yang sangat terjangkau, tak selalu harus di Mall, ia memiliki banyak cara untuk memiliki item unik untuk fashion nya.

Seorang pengagum Diana Rikasan ini memiliki jiwa inovasi yang kuat di dalam dirinya yang membuatnya memiliki cita cita lain yaitu ia ingin memiliki sebuah clothing line dan memproduksi film bersama William. Ketenaran dan pekerjaan saat ini tak membuatnya ingin berhenti menginspirasi banyak orang. Yunita Elisabeth mengajarkan banyak orang bahwa dengan menjadi berbeda bukan membuat kita kelihatan aneh, melainkan membuat kita menjadi lebih keren dan hebat dibanding orang lain.***(CM/Nucifer Publisher)

KOMENTAR

BACA JUGA