Inilah Pencapaian PT Inalum Hingga 2017

Inilah Pencapaian PT Inalum Hingga 2017
Inilah Pencapaian PT Inalum Hingga 2017

CERITAMEDAN.COM, Sumut – Inalum terus menunjukkan komitmennya untuk membangun negeri, hal tersebut ditunjukkan dari berbagai proyek pengembangan yang terus dilaksanakan dan dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) serta Corporate Responsibility (CSR) yang telah disalurkan Inalum.

Peningkatan terhadap pencapaian pengembangan proyek di angka 184% di tahun 2015, artinya meningkat Rp23 miliar yang disalurkan pada tahun 2016. Hal tersebut disampaikan Winardi, Direktur Utama Inalum, dalam sambutannya pada acara buka puasa bersama dengan insan pers di Medan, Jum’at (09/06).

Winardi menjelaskan, beberapa proyek pengembangan Inalum terus berlanjut, yang mana saat ini sedang dilakukan commissioning produk turunan aluminium berupa billet dan alloy, uji coba proyek optimalisasi dan up-grading tungku peleburan, finalisasi studi kelayakan untuk pengembangan smelter baru, ekspansi pelabuhan, pabrik Wire rod, Proyek Smelter Grade Alumina Refinery di Mempawah, serta pembangunan proyek PLTU 2 x 350 MW yang seluruh proyek tersebut menunjukkan progres positif.

“Di tahun 2015, pencapaian target produksi 1 juta ton aluminium, Inalum melalukan ekspansi pengembangan klaster aluminium di provinsi Kalimantan Utara tepatnya di Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning,” jelas Winardi.

Realisasinya, Winardi mengatakan, Inalum bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara telah menandatangani Nota Kesepahaman perihal persiapan Proyek Pengembangan Klaster Aluminium tersebut pada tanggal 6 Juni 2017 Selasa lalu.

Pencapaian pada tahun 2016 lalu, Inalum telah membukukan laba bersih sekitar USD66 juta atau 10% di atas target RKAP 2016 sekitar USD60 juta. “Realisasi dana PKBL pada tahun 2016 mencapai Rp39,3 miliar, angka ini meningkat drastis sekitar 181% dari tahun 2015 yang sebesar Rp21,7 miliar,” jelas Winardi.

Untuk reaslisasi CSR, lanjut Winardi, pencapaian yang diperoleh di angka Rp11,1 miliar, angka ini juga melonjak tajam sekitar 195% bila dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp5,7 miliar. “2016 juga sebanyak 25 mitra binaan telah memperoleh dana pinjaman secara bergulir dengan total reaslisasi sekitar Rp900 juta. Mitra binaan tersebut dari 10 Kabupaten/Kota pada berbagai sektor usaha yakni perdagangan, industri, peternakan, perkebunan, pertanian, serta jasa lainnya.

“Dari sisi penerimaan negara, pada tahun 2016 Inalum juga telah menyetor kepada Pemerintah sekitar Rp643 miliar yang terdiri dari Pajak Pemerintah Pusat, Pajak dan Retribusi Daerah dan Penerimaan Bukan Pajak (PNBP) Dividen tahun buku 2016 sekitar Rp268 miliar,” ungkap Winardi.

Prestasi Inalum 2016-2017

Inalum memperoleh beberapa prestasi yaitu urutan ke-24 dalam nominasi 50 BUMN terbaik versi Majalah Investor, penghargaan Pencapaian Kerja Sangat Bagus dari Majalah InfoBank. Penghargaan Pelaksana Bedah Rumah Veteran Terbanyak dari Kementerian BUMN, Peringkat 1 BUMN Performance Award untuk perusahaan Energy and Mining dengan aset di bawah Rp100 triliun dari Majalah SWA. Penghargaan Manajemen Kualitas Produk Terbaik dari Majalah BUMN Track dan Penghargaan Top Leader on CSR Commitment serta Top CSR Improvement dari Majalah Business News.

Sebagai wujud kepeduliannya, Inalum berpartisipasi terhadap bencana alam yang melanda di beberapa pelosok negeri. Serta memberikan perhatian khusus kepada perbaikan rumah ibadah dimana tujuannya untuk meningkatkan kekhusyukan jamaah dalam beribadah. Sekitar 100 unit rumah ibadah telah direnovasi, termasuk renovasi Masjid Agung Medan dan pembuatan menara salib dan lonceng di Gereja HKBP Pintupohan Meranti.

Pada 2017, Inalum telah dan akan melanjutkan pelaksanaan berbagai program tanggungawab sosial kepada masyarakat di lingkungan sekitar wilayah kerja Inalum.

Turut hadir, Direktur Keuangan Oggy Achmad Kokasih, Direktur Umum dan SDN Carry EF Mumbunan, Deputy General Manager CSR, Nugraha M Toyib dan Sekretaris Perusahaan Ricky Gunawan. Sedangkan dari PWI Sumut turut hadir Ketua PWI Sumut H Hermansjah SE, Sekretaris Edward Tahir, Ketua DKD PWI H Sofyan Harahap, serta pimpinan redaksi lainnya.

KOMENTAR

BACA JUGA