Bahaya Pemakaian Jeans bagi Kesehatan

Bahaya Pemakaian Jeans Bagi Kesehatan
Bahaya Pemakaian Jeans Bagi Kesehatan

CERITAMEDAN.COM, Medan – Sekarang ini kita lebih suka memakai celana berbahan jeans ketat  daripada harus memakai celana jeans longgar atau celana yang berbahan kain. Dari semua jenis celana jeans yang tersedia, jeans ketat kini sepertinya sudah menjadi trend yang paling populer. Banyak tersedia dalam berbagai warna, sehingga jeans ini sangat populer di kalangan anak-anakdan remaja. Hal ini juga diyakini bisa memberikan penampilan yang hebat dan memberikan perasaan elegan.
Jeans ketat adalah trend fashion yang dirancang agar pas dengan bentuk pinggang dan paha. Hal ini sedikit lebih ketat di pinggang, dan pada saat yang sama terlihat meratakan perut dan membentuk body secara keseluruhan yang memberikan bentuk langsing. Namun, dalam beberapa tahun terakhir masalah kesehatan telah banyak dikeluhkan oleh pengguna celana ramping ini.

Memang sering menggunakan celana ketat akan memicu penyakit meralgia paresthetica, yaitu suatu kondisi yang meremas saraf yang melewati daerah luar paha dan yang menyebabkan mati rasa, terbakar, dan sensasi kesemutan. Celana jeans ketat juga diyakini dapat menimbulkan tekanan konstan pada saraf yang dapat menyebabkan sindrom kesemutan pada bagian paha.

Celana jeans terlalu ketat yang umumnya lebih sering dipakai oleh wanita, akan meningkatkan risiko meralgia paresthetica. Orang yang memakai skinny jeans ultra ketat cenderung mengalami perasaan geli yang tidak biasa,  yang dirasakan naik dan turun sepanjang paha. Semua ini adalah gejala kerusakan saraf. Penekanan syaraf yang berulang dapat menyebabkan kerusakan permanen.

Selain penekanan pada saraf penggunaan celana yang terlalu ketat dapat mengganggu motilitas dari usus. Hal inilah yang membuat seseorang merasa tidak nyaman atau sakit pada perut setelah dua atau tiga jam setelah makan. Namun terkadang masyarakat tidak menyadari bahwa kondisi tersebut disebabkan oleh penggunaan celana yang ketat.

Kesuburan pada wanita juga dapat disebabkan oleh penggunaan celana jeans yang ketat. diduga karena disebabkan kebiasaan seseorang yang selalu memakai pakaian ketat selama bertahun-tahun inilah yang akan menyebabkan endometriosis. Menggunakan pakaian ketat akan memicu sel-sel endometrium (selaput lendir rahim) untuk melarikan diri dari rongga rahim lalu berdiam di indung telur, sehingga kesehatan menjadi terganggu.

Terlalu ketat juga akan menyebabkan naiknya cairan asam lambung karena tekanan yang terlalu besar pada perut. Hal ini dapat meningkatkan tekanan di daerah abdominal yang akan menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan.

Penelitian juga menyatakan bahwa penggunaan pakaian ketat menyebabkan penurunan kualitas sperma yaitu  jumlah sperma yang biasanya 60 juta per mililiter kini turun drastis hingga ke angka 20 juta per mililiter. Pada wanita penggunaan celana ketat bisa menimbulkan ‘kekurangan udara’ terutama kepada organ vital. Umumnya suhu udara yang kondusif untuk organ vital normalnya sampai 36,5 derajat celcius, namun saat memakai celana ketat, suhu udara pun naik menjadi 37 derajat celcius. Inilah yang akan menyebabkan kemandulan dan juga memperburuk kualitas sperma.

Begitu banyak bahaya dari memakai celana jeans ketat. Mungkin trend memakai jenas ketat sulit untuk dihindari, akan tetapi pastikan untuk membeli celana jeans yang pas dan tepat. Sehingga kamu bisa tetap tampil modis tanpa perlu khawatir dengan rasa nyeri atau mengalami bahaya pada saat menggunakan jeans ketat. Menggunakan jeans ukuran yang benar adalah kunci untuk kenyamanan berpakaian dan hidup yang sehat. Karena mencegah lebih baik daripada mengobati. (CM-06/Ika Rahmadani Lubis)

KOMENTAR

BACA JUGA