Bermusik Sekaligus Berdakwah Lewat Grup Nasyid New Kahfi

Grup Nasyid New Kahfi
Grup Nasyid New Kahfi

Inspirasi merupakan tonggak seseorang menghasilkan karya dan berkreatifitas. Tanpa adanya inspirasi dan niat yang kuat, banyak orang merasa gagal memperjuangkan mimpinya. Berangkat dari niat ingin berkarya dan menginspirasi itulah Yudha Bahar atau yang akrab disapa Yudha, mengembangkan minat dan bakat nya di bidang musik dengan bergabung dengan sebuah grup nasyid yang ia gawangi bersama rekan-rekannya dengan nama New Kahfi.

Berawal dari menjadi personil Band hingga ia bertemu dengan para penggagas New Kahfi dalam suatu kesempatan hingga akhirnya memutuskan untuk bergabung. Keisengan dan ketidaksengajaan Yudha beralih ke jalur religi ini membuat ia bersyukur karena keisengannya memberikan banyak manfaat dan berguna untuk banyak orang.

Grup Nasyid bergenre Pop Romance Religi yang berdiri sejak 1 November 2008 ini tak hanya didasari karena keinginan untuk berkarya, namun juga ingin menyelipkan misi dakwah dengan jalur seni. “Sebenarnya utk memperbaiki diri masing-masing karena dengan ikut ini di awal-awal jadi rajin sholat, diingatkan untuk tilawah dan gabung sama orang-orang soleh,” terang Yudha.

Sebelumnya, New Kahfi bernama Al Kahfi, namun dengan seiring berjalannya waktu dan banyak pergantian personil, membuat Al Kahfi mengganti nama dan mengusung sesuatu yang baru dengan konsep yang lebih fresh. Meski memiliki kesibukan masing-masing dengan pekerjaan, Tim Nasyid New Kahfi insyaallah tetap solid dan selalu meluangkan waktu untuk penampilan di sejumlah event.

Sukses menelurkan sebuah album bertajuk romansa religi berjudul “Jika aku jatuh cinta” dengan Single perdananya “Bila Ia (Jodohku)” berhasil mencuri hati penikmat nasyid dari Indonesia hingga ke Negara tetangga, Malaysia. Album ini diharapkan dapat menggugah generasi muda khususnya remaja islam untuk mencintai segala sesuatu berdasarkan cinta kepada Tuhan yang maha esa, terlebih lagi berserah diri kepada Allah atas jodoh dan pertemuan mereka dengan sang kekasih yang dijadikan pendamping hidup nantinya. Terbukti dengan niatnya, New Kahfi banyak menginspirasi anak-anak muda. “Alhamdulillah banyak yang terinspirasi, beberapa lagu menurut pendengar dapat menggugah, dan alhamdulillah bonusnya lagu-lagu karya New Kahfi membuat sebagian orang berubah Hijrah, lagu kita yang tausiyah cinta dan joss, bikin yg pacaran putus, ada saja yang langsung bilang ke pacarnya untuk segera menghalalkan,” jelas Yudha.

Pria Berkacamata ini juga mengungkapkan tahun 2014 merupakan tahun yang begitu spesial untuk New Kahfi, sebab 2 lagu dalam album “Jika aku jatuh cinta” yakni lagu berjudul Tausiyah Cinta dan JOSS Jomblo Sampe Sah terpilih menjadi Original Soundtrack film dengan judul yang sama yakni “Tausiyah Cinta”, yang tayang di awal tahun 2016. Untuk pengalaman manggung sendiri, New Kahfi tampil di sejumlah acara seperti Seminar, PHBI, Open House, Pesta Nikahan, acara Ramadhan dan Kafe.

Dibalik prestasi dan kesuksesannya, New Kahfi juga mengalami kejadian yang kurang menyenangkan namun dijadikan mereka sebagai penyemangat mereka untuk berkarya. “Dulu pertama kali dicemoohin karna orang masih ga ngerti nasyid, trus kalo perform nya di daerah pedalaman yang sering kena hiburan keyboard dangdut house mix, kita di bilang hiburan org tua tapi kita stay cool aja, terus cabut dan tabah” ungkap Yudha.

New Kahfi
New Kahfi

Semangat dan niat yang kuat untuk terus berkarya dan menginspirasi inilah yang membuat grup nasyid ini tetap eksis walaupun mengalami beberapa rintangan dalam perjalanan karir New Kahfi. Reporter TV ini juga memberikan pesan untuk anak muda medan untuk berkreatifitas. “Berkarya lah dari hati, berkarya lah untuk kebaikan dan membawa manfaat kemaslahatan umat, berkarya untuk membuat generasi muda menjadi lebih baik lagi,” tutup nya di akhir wawancara.***(CM/PR)

KOMENTAR

BACA JUGA