IBX5A49C9BC313D6 Setelah Nyaman Dengan Pasangan, Rasakan Enam Perubahan Ini – Cerita Medan

Setelah Nyaman dengan Pasangan, Rasakan Enam Perubahan Ini

Menjadi semakin kompak adalah hal yang menyenangkan bagi banyak pasangan. Sudah lama bersama dan menjalani hari–hari berdua menjadikan kamu dan pasanganmu sadar tak sadar akan mengikuti kebiasaan atau gaya masing–masing. Kamu yang tadinya pendiam menjadi banyak bicara karena pasanganmu terbiasa mengajakmu bertukar pendapat, dan beberapa kebiasaan lain yang timbul akibat kebersamaan yang selalu terjalin. Beberapa hal berikut mungkin kamu alami bersama pasangan.

  1. Cara Bicara Yang Mulai Mirip

Sebenarnya tak hanya dialekmu yang jadi lebih mirip dia, tapi pemilihan katamu pun ikut sepertinya. Biasanya kamu sendiri tak menyadari perubahan dari caramu bertutur ini. Tapi tanggapan beberapa teman, akhirnya buatmu mencoba mendengarkan lagi suaramu sendiri. Toh kalau memang benar, perubahan ini bukanlah hal yang buruk. Justru ini menandakan kamu nyaman dengan karakter sekaligus budaya yang membesarkannya. Sebenarnya urusan perubahan gaya bicara, tergantung dari karakter mana yang lebih kuat di antara kalian.

  1. Selera Makanan Yang Sama

“Lah, tumben kamu mau makan yang asem–asem kaya tomyum gini?

‘Kan kamu yang ngajarin makan asem, seger kok”

Perubahan selera makanmu, seolah mengamini ungkapan “bisa karena terbiasa”. Kamu yang dulunya tak suka makanan asam atau tak suka dengan sayuran, kini justru menggilainya. Sampai-sampai pasanganmu sendiri dibuat takjub. Bagaimana nggak suka makan asam? Kalau setiap kali makan dengannya, kamu selalu diminta mencicipi makanannya. Sekali, dua kali, sampai akhirnya kamu jatuh cinta sendiri dengan rasa asam. Bukankah yang terbiasa itu menunjukkan kenyamanan juga?

  1. Kebiasaan Aneh Yang Sama

Dulu kamu selalu komentar dengan kebiasaannya menaikkan kedua alis tiba-tiba. Tak buruk sih, tapi buatmu ini cukup aneh dan sedikit mengganggu perasaanmu di saat-saat tertentu. Seperti saat sedang sebal atau marah dengannya, kamu bisa mendadak geli sendiri, sedangkan kekesalan pun perlahan luntur. Beda dengan sekarang, kamu kadang tak sadar melakukan kebiasaannya juga. Bahkan kadang juga kamu sengaja melakukannya untuk meledek dia. Kamu tak perlu merasa aneh. Selama tak merugikan dirimu, dia atau orang lain tandanya kebiasaan ini tak salah. Toh terkadang diam-diam dia pun melakukan kebiasaanmu juga. Dari ikut-ikutan di kebiasaan remeh seperti ini, rasa nyaman biasanya hadir lebih kuat.

  1. Segera Paham Tanpa Menjelaskan Panjang Lebar

Kamu bukan cenayang, tapi sekarang dirimu memang lebih mudah menebak apa yang dimaksud pasanganmu ini. Sekalipun tak menjelaskan panjang lebar. Orang sih bilangnya, memang seperti ini gambaran sesungguhnya dari rasa pengertian. Kenyamanan jadi kunci untuk mengerti pasangan lebih dalam, tanpa perlu berusaha terlalu keras. Kadang kamu sendiri bisa menebak maunya dia apa, hanya dari gestur atau sikapnya saja. Persis seperti dia yang tahu kamu marah, saat kamu tiba-tiba bersikap lebih cuek dari biasanya.

  1. Tidak Ada Lagi Rasa Malu-Malu

Di awal hubungan dan belum terlalu saling kenal satu sama lainnya, kalian sering sekali sungkan atau jaim untuk melakukan sesuatu. Saat ditanya kenapa, jawabannya pun hanya “masih malu”. Apalagi kalau kamu melakukan salah yang tak disengaja. Rasa malunya lebih besar daripada salah panggil nama orang di depan umum. Sementara sekarang, kamu dan dia justru sudah jarang terpenjara dengan rasa malu-malu. Kamu akan dengan santainya bilang pengen buang gas. Sedang dia hanya akan tertawa menanggapi kelakuanmu. Atau dia yang mudah sekali cerita kekesalannya, tanpa perlu khawatir kamu akan berpikiran negatif.

  1. Semakin Nyaman, Jadi Lebih Santai Menjalani Hubungan

Santai dan kenyamanan itu memang selalu berjalan beriringan. Persis dengan yang kamu rasakan sekarang. Kamu sudah tak lagi insecure berlebihan sekalipun kalian menjalani hubungan jarak jauh. Nggak perlu lagi setiap menit atau jam mengirim pesan atau chat padanya. Bahkan saat jalan bersama, kalian tak perlu memaksakan diri pergi atau pulang barengan. Sebab yang penting kalian merasa asyik, bahagia, dan tenang itu sudah lebih dari cukup.

Setiap perubahan memang menentukan langkah ke depan kalian. Tapi tak semua perubahan di dirimu dan dia selalu terkesan negatif ‘kan? Semua ada bagian dan kadarnya. Asalkan semua tetap berimbang, perubahan akan selalu sah-sah saja terjadi.***(K-02/Adenovina Dalimunthe)

KOMENTAR

BACA JUGA