Mengulik Transportasi Kota Rambutan

mengulik-transportasi-kota-rambutan

Kota Binjai merupakan Kota Madya yang menjadi gerbang dari Medan menuju Langkat dan Aceh. Kota Binjai mempunya bangunan dan beberapa hal unik yang menjadi ciri khas kota Binjai yang membuat kamu tertarik untuk mengunjungi kota yang terkenal dengan rambutannya ini. Seiring berkembangnya zaman, maka berkembang pula kreativitas orang-orang untuk menciptakan alat transportasi yang sangat penting bagi sendi-sendi kehidupan kita. Jika tidak adanya alat transportasi, maka sulit buat kita untuk melakukan kegiatan yang dilakukan di luar rumah.

Sarana transportasi di kota yang memiliki julukan sebagai Kota Rambutan ini didominasi oleh becak dan angkutan umum. Selain itu, ada beberapa alat transportasi lain yang unik di Kota Binjai yang sangat jarang ditemui pada daerah-daerah lain. Untuk mengulasnya, kita bahas satu per satu tentang transportasi yang ada di Kota Idaman ini, yuk.

  1. Becak

Siapa yang tidak pernah naik transportasi yang satu ini? Becak adalah salah satu moda transportasi yang sangat mudah ditemukan di negara Indonesia ini. Becak yang sudah berevolusi berulang kali ini sangat menjadi transportasi andalan bagi anak-anak sekolah Binjai. Asal kata becak diambil dari Bahasa Hokkien yang artinya kereta kuda. Pada zaman dahulu, awal kemunculan becak saat rakyat Cina menjadikan becak sebagai alat transportasi. Pada saat itu, becak masih bertenaga manusia. Becak di Kota Rambutan ini sudah menjamur. Para tukang becak di Binjai sangat mudah ditemukan. Salah satu pangkalan yang becak yang sangat ramai di Kota Binjai adalah Lapangan Merdeka Binjai.

  1. Angkutan Umum

Angkutan umum atau yang sering disingkat dengan Angkot. Tidak jauh berbeda dengan daerah lain, Kota Binjai juga memiliki moda transportasi yang bernama angkutan umum. Angkutan umum di Kota Binjai ini berwarna kuning. Berbeda dengan angkutan umum kota lain yang warna angkutan umumnya berdasarkan jurusan/ tujuan. Tujuan biasanya atau rute dari angkutan umum Binjai meliputi Binjai-Stabat, Binjai-Kuala, Binjai-Handayani, dan Binjai-Pinang Baris. Angkutan umum di Kota Binjai juga tergolong murah dan banyak ditemukan dimana-mana.

  1. Kereta Api

Nah, kalau moda transportasi yang satu ini merupakan alat transportasi yang paling murah dengan rute yang jauh. Bagaimana tidak, dengan uang Rp. 5.000,- kamu sudah bisa sampai ke kota yang berbeda, Medan contohnya. Kereta api Binjai ini sangat terkenal dengan keretanya yang bersih layaknya kereta api bisnis loh. Stasiun Kereta Api ini sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Bahkan bangunan Stasiun Kereta Api sampai saat ini juga belum mengalami perubahan sejak awal dibangun oleh pemerintah Belanda. Jika kamu melihat langsung bangunan stasiun ini, maka kamu akan merasa kalau bangunannya masih sangat sederhana.

  1. Trans Mebidang

Mebidang yang merupakan singkatan dari Medan, Binjai, Deli serdang. Sudah pernah naik bus yang satu ini, guys? Bus Trans Mebidang ini berwarna biru. Bentuknya menyerupai bus Transjakarta. Mebidang mulai menunjukkan diri pada tahun 2015 lalu. Tarif Bus Trans Mebidang ini berkisar Rp. 6.000,-/ orangnya. Adanya Bus Trans Mebidang ini memudahkan masyarakat untuk melakukan akses dari Medan, Binjai, dan Deli Serdang pastinya. Tanpa perlu berulang kali berganti angkutan umum, dengan Mebidang kamu cukup menggunakan satu alat transportasi untuk mencapai Medan-Binjai ataupun sebaliknya.

  1. Odong-odong

Tahu sama alat transportasi yang satu ini? Kalau di Kota Binjai disebut dengan Odong-odong. Odong-odong ini biasanya akan ada di sekitaran Lapangan Merdeka Binjai mulai pukul 17.00 sampai pukul 22.00 WIB. Tarif Odong-odong juga tergolong murah, dengan rute Lapangan Merdeka Binjai-Pasar Kaget-Lapangan Merdeka Binjai lagi, kamu hanya dikenakan biaya sebesar Rp. 3.000,-/ orangnya. Odong-odong ini sudah lama beroperasi di Binjai. Salah satu supir yang merangkap sebagai owner dari beberapa Odong-odong yang ada di Kota Binjai ini adalah Ucok. Seorang ayah kelahiran Kota Siantar ini sudah berkiprah pada moda transportasi ini sejak 2011.

  1. Delman

Bisa membayangkan moda transportasi yang menggunakan kuda ini? Nah, mulai sekarang tidak perlu jauh-jauh ke Berastagi lagi, cukup datang ke Kota Binjai, kamu sudah bisa berwisata mengelilingi Kota Binjai dengan menggunakan delman ini. Delman ini biasanya selalu menunggu penumpang di Lapanghan Merdeka Binjai. Dengan tarif Rp. 20.000,-/ delman dengan muatan 6 orang kamu sudah bisa menikmati moda transportasi yang hanya sangat jarang kamu temui ini.***(CM-05/Dwi Andriani Lestari)

KOMENTAR

BACA JUGA