CMR, Pusat Pembentukan Mental dan Kepercayaan Diri Remaja Medan

CMR, Pusat Pembentukan Mental dan Kepercayaan Diri Remaja Medan

CMR merupakan program bentukan PKBI sejak tahun 1991 khusus para remaja. Centra Mitra Remaja dibentuk dengan tujuan sebagai rumah pemberdayaan remaja dalam mengakses informasi, pendidikan, dan pelayanan konsultasi kesehatan reproduksi (Kespro) untuk remaja.

Walaupun dasarnya CMR merupakan program kesehatan produktif, kegiatan yang dilakukan tidak hanya terhenti pada kesehatan reproduksi. Semua kegiatan positif remaja ditampung dalam CMR. Banyak kegiatan yang dilakukan CMR, nantinya para relawan dan pengurus CMR mendapatkan pelatihan oleh PKBI. Pelatihan yang didapat merupakan bimbingan bagi relawan CMR agar nantinya mampu menjadi trainer, fasilitator bahkan menjadi seorang speaker.

“Jadi, kami juga belajar berawal dari forum kecil untuk bisa ke lapangan. CMR juga sangat peka terhadap isu-isu yang sedang berkembang di kalangan remaja, apa yang sedang gencar dibahas remaja? Itu yang kita lakukan,” ujar Rasigan selaku Koordinator KIE (Komunikasi Informasi dan Edukasi).

CMR, Pusat Pembentukan Mental dan Kepercayaan Diri Remaja Medan

Dijelaskan pula oleh Rasigan bahwa para relawan CMR bukan hanya mendapat pelatihan secara teknikal namun juga pembentukan mental dan kepercayaan menonjolkan diri di khalayak ramai. Seluruh pengurus dan relawan CMR yang notabenenya remaja di tingkat SMA dan mahasiswa dilatih agar memiliki jiwa sosial dan kepedulian terhadap perkembangan serta permasalahan remaja, terutama kesehatan reproduksi.

Selain dididik melalui pengarahan-pengarahan, melalui kegiatan-kegiatan positif tentunya para remaja lambat laun akan tersadar arti pentingnya kesehatan reproduksi. Dengan kata lain, remaja dituntut untuk bertanggung jawab terhadap setiap kegiatan sosial dan perilaku seksualnya. Kegitaan-kegiatan oleh CMR juga merupakan kegiatan bentukan relawan CMR yang sering diadakan langsung ke sekolah-sekolah dan yayasan.

CMR melibatkan remaja sebagai agen perubahan melalui kegiatan positif dalam lingkungan remaja itu sendiri. peningkatan personal skill terhadap remaja yang menjadi relawan yakni kecakapan komunikasi yang baik dalam masyarakat. CMR membantu remaja meningkatkan kemampuan remaja berdasarkan minat dan bakat remaja sehingga nantinya akan memberikan hasil nyata. Remaja akan merasa menemukan letak keahliannya, dan remaja akan sangat menjiwai perannya tersebut, baik untuk dirinya dan bahkan akan menyebarluaskan kemampuannya tersebut.

Layanan Konseling merupakan salah satu fasilitas CMR. Dalam Layanan Konseling, remaja dipersilahkan bercerita perihal keluh kesahnya, berbagi atau meminta saran dengan teman seusia, karena konsultan CMR merupakan remaja juga. Remaja dapat melakukannya secara tatap muka, langsung datang ke kantor CMR, dapat pula diakses melalui Facebook, email dan telepon. Nantinya curhatan remaja akan ditanggapi positif oleh relawan CMR, remaja akan mendapatkan saran serta pandangan baru dari saran tersebut. “Kita akan tampung semua curhatan mereka, kita akan beri pilihan namun tidak menentukan karena pilihan mereka yang tentukan untuk melangkah kedepan,” kata Rasigan.

CMR, Pusat Pembentukan Mental dan Kepercayaan Diri Remaja Medan

CMR memberikan kesempatan pada semua orang dengan status remaja. Dipersilahkan datang langsung ke sekretariat CMR. Namun sebelumnya diperkenankan untuk mengikuti kegiatan-kegiatan CMR, mengikuti tutorial setiap minggunya terkait psikologi remaja, kesehatan reproduksi. “Pada akhirnya, remaja akan menjadi lebih dewasa setelah mendapat bimbingan di CMR oleh PKBI ini. Sarananya remaja agar lebih positif, berkreasi itu tidak hanya menciptakan sesuatu tapi memberikan informasi jauh lebih baik,” jelas Rasigan.

“Berhubung di zaman sekarang ini, remaja-remaja yang banyak menimbulkan masalah jadi remajanya juga yang harus menangani,” tutup Rasigan di akhir sesi wawancara oleh tim Cerita Medan.***(CM-04/Chairunnisa)

KOMENTAR

BACA JUGA