IBX5A49C9BC313D6 Coffee Addict, Kenalkan Warung Kopi Khas Aceh – Cerita Medan

Coffee Addict, Kenalkan Warung Kopi Khas Aceh

Coffee Addict
Coffee Addict

 

Mengkonsumsi kopi di waktu-waktu tertentu seperti sudah menjadi gaya hidup sebagian orang. Tidak sedikit orang memanfaatkan ini untuk dijadikan usaha pribadi. Sama halnya dengan Coffee Addict yang memanfaatkan para pecinta kopi terutama kopi aceh. Coffee Addict adalah sebuah warung kopi yang sangat focus menjajakan kopi-kopi aceh untuk para peminatnya. Seperti Kopi Ule Kareng, Sanger dan beberapa kopi lainnya yang sangat khas sekali dengan Aceh.

Nabillah Mirsyad mahasiswi Fakultas Hukum di Universitas Sumatera Utara stambuk 2012 ini bertekad membuat sebuah usaha kecil-kecilan. Wanita berdarah Aceh dan minang sebenarnya juga suka mengonsumsi kopi walaupun tidak telalu fanatik. Terlebih lagi, ayahanda dari Nabilla sendiri juga memanfaatkan warung kopi mereka sebagai tempat kumpul atau silaturahmi singkat. Warung yang terletak di Perumahan Taman Setia Budi Indah (Tasbih) Block UU No.55 buka mulai pukul 07:00 WIB sampai 19:00.

Suasana Coffee Addict
Suasana Coffee Addict

 

Walaupun awal karir terhitung mulai dari November 2013 tidak semulus yang diperkirankan. Nabilla bersama ayahnya mengandalkan orang terdekat untuk menjadi pelanggan pertama mereka. Alhasil satu demi satu orang lain kenal dengan warung kopi yang bernama Coffee Addicts ini. Untuk bersantai sore atau sekedar menyedu kopi di pagi hari menjadi pilihan yang tepat. Tidak jarang gadis yang lahir pada tanggal 01 Desember 1995 ini mengajak teman terdekatnya untuk menyedu kopi sekaligus salah satu ajang promosi.

Untuk dikalangan Perumahan Tasbih,  Coffee Addicts menjadi salah satu destinasi pilihan untuk mencicipi kopi khas dari Kota Aceh. Walaupun di warung kopi mayoritas pelanggan  orang-orang aceh, tetapi perlahan-lahan banyak juga diluar dari Aceh mulai menikmati seduan kopi ala Coffee Addicts. Memang, kopi yang ditawarkan tidak terlalu tinggi hanya kopi-kopi aceh biasa tetapi memiliki minat yang banyak.

Kopi ulee kareng menjadi salah satu satu bubuk kopi lokal terkenal di aceh. Kopi ulee kareng memiliki cita rasa yang sangat khas yang menawarkan keunggulan bubuk kopinya yang wangi. Kopi ulee kareng tidak hanya terkenal di kota Medan tetapi juga beberapa kota yang tersebar di Indonesia. Sementara Kopi Sanger merupakan campuran kopi hitam, susu kental dan juga gula. Untuk membuat kopi sanger takaran kopi, susu, dan juga gula haruslah pas. Uniknya lagi, kopi sanger dibuat dengan seduan saringan kain yang bentuknya panjang dan kerucut. Konon, untuk mendapatkan sanger yang nikmat, campuran susu dan gula hanya sedikit saja sehingga aroma kopi tetap terasa. Kopi sanger terkenal sebagai kopi yang berada di kota Banda Aceh.

Coffee Addicts memang sengaja memperkenalkan kopi-kopi terbaik kota aceh, untuk itu kopi-kopi yang di produksi Coffee Addicts juga sengaja di datangkan langsung dari kota asal. Tidak tanggung-tanggung, ayah dari Nabilla juga turun langsung dalam pemilihan kopi terbaik untuk memuaskan pelanggan melalui seduhan kopinya. Selain itu, fokusnya Coffee Addicts pada produk kopi Aceh juga pada makanannya. Coffee Addicts sengaja tidak menghadirkan makanan berat seperti nasi. Hanya makanan ringan seperti indomie atau cemilan lainnya.

Uniknya lagi, harga yang ditawarkan juga relatif murah. Satu cangkir kopi dibandrol dengan harga Rp7000 sampai Rp15.000 tergantung dengan kopi yang dipesan. Nabilla sebagai gadis keturunan Aceh tidak malu memperkenalkan kopi kebanggan dari kampung halaman. Memperkenalkan budaya asal melalui produk asli kampung halaman patut di contoh untuk anak muda creative khususnya di Kota Medan.***(CM-01/Dela Aria Dahaka)

KOMENTAR

BACA JUGA