Mengenal Tarutung Lebih Dekat

Tarutung - Foto : tobadetour.com
Tarutung – Foto : tobadetour.com

“Rura silindung, rura na sun denggan i” (lembah silindung adalah lembah yang begitu indah) adalah sebagian kalimat dari teks lagu ciptaan Nahum situmorang “Rura silindung” yang menceritaka betapa indahnya kota Tarutung. Ya, kota Tarutung atau sering disebut “rura silindung” adalah salah satu kota terbesar di kawasan Tapanuli Utara. Kota tarutung merupakan ibukota Tapanuli Utara yang di perkirakan telah berusia ratusan tahun sejak penjajahan belanda. Nama kota ini juga memiliki sejarah loh. Durian dalam bahasa batak adalah “tarutung”.  Jadi, nama kata ini di ciptakan karena ada sebuah pohon durian besar yang hingga saat ini tumbuh di depan rumah dinas bupati Tapanuli Utara, usia pohon durian ini setara dengan usia kota ini.

Terletak di kota yang jauh dari ibukota menjadikan kota ini kurang dikenal oleh masyarakat luas. Sehingga, objek wisata yang terdapat di kota ini tidak banyak di kenal. Nah, berikut akan kita perkenalkan informasi menarik tentang kota tarutung

 

Tarutung Sebagai Objek Wisata

Salah satu informasi menarik tentang kota Tarutung adalah banyak nya objek wisata yang bisa di kunjungi ketika kita datang ke kota ini, berikut beberapa objek wisata yang bisa di kunjungi di kota tarutung.

  1. Goa Natumandi Hutabarat

Tempat pertama yang bisa di kujungi di kota Tarutung adalah, Goa natumandi, goa ini memiliki sejarah. Dahulu, huta (kampung) ini sangat terkenal dengan gadis-gadis cantik yang bertenun ulos (sarung). Pada suatu hari seekor ular jadi-jadian yang merupakan jelmaan dari seorang pemuda yang bermarga simangunsong dari pulau samosir datang berkunjung ke huta tersebut dan melihat seorang gadis yang sedang bertenun dengan nama boru natumandi, ular tersebut menyukai gadis tersebut.

Ular tersebut menghampiri gadis tersebut dengan sosok pria tampan dan gagah dan merayu gadis tersebut untuk menikah dengannya. Karena ke tampanan sang ular Si boru natumandi menerima lamaran tersebut dan bersedia menikah dengan nya. Kemudian, ular itu mengajak boru natumandi menuju aek situmandi (sungai situmandi).

Mereka pergi tanpa pamit kepada orang tua mereka, namun mereka meninggalkan pesan kepada orang tua boru natumandi dengan menabur sekam padi dari tempat bertenun si baru natumandi sampai goa liang si boru natumandi sekarang. Arti sekam padi itu agar orang tua dan keluarga tau bahwa boru natumandi akan pergi dan akan menikah dengan seorang pria sehingga mereka tidak perlu mencari boru natumandi lagi.

Pada hari-hari tertentu ada orang yang melihat ular yang memiliki kulit mengkilat yang melintasi sungai natumandi, menurut warga ular tersebut adalah jelmaan boru natumandi yang berkunjung ke tempat pemandian nya dulu.

 

  1. Air panas

Sensasi dingin di pagi hari adalah salah satu kendala bagi sebagian orang ketika menginap di kota tarutung. Untuk itu anda perlu berkunjung ke tempat pemandian air panas yang ada di tarutung , air panas mengalir dari gunung berapi yang memiliki tingkat kepanasan yang pas untuk mandi di pagi hari. Selain menjadikan tubuh hangat, kandungan belerang di air panas juga membantu menghilangkan jerawat dan gatal- gatal. Setelah selesai mandi, anda bisa menikmati sarapan pagi dengan teh hangat dan telur bebek rebus yang di masak langsung di sumber air panas tersebut.

 

  1. Air soda

Wisata air soda juga layak di kunjungi, bertempat di saitnihuta tarutung, air soda merupakan satu dari dua air soda di dunia. Berupa kolam berenang besar yang di kelilingi sawah yang luas, menjadikan tempat ini unik, selagi kita berenang, kita juga menikmati pemandangan sawah yang luas yang memberikan kesan perkampungan yang asri.

 

Tarutung dengan wisata kuliner

Melakukan perjalanan jauh tidak lepas dari makan makanan khas kota yang kita kunjungi. Berikut beberapa makanan khas kota Tarutung yang hanya kita temukan hanya di kota Tarutung.

 

  1. Kue talam

Kenapa di sebut kue talam karena kue ini di masak di dalam talam (loyang besar berbentuk lingkaran), Berbahan gula merah dan santan yang di aduk dengan suhu yang pas hingga mengental kemudian di bagian atas nya di beri santan sehingga warna kue talam ini merah dan putih. Makanan ini hanya di jual di pasar Tarutung dan hanya buka pada hari rabu dan sabtu.

 

  1. Cendol

Dawet dalam bahasa Jawa adalah salah satu minuman khas Tarutung, biasanya minuman ini akan di jajakan oleh bapak- bapak dengan berkelling sambil memukul bambu kecil sebagai tanda. Minuman ini di sajikan dalam bentuk hangat.

 

  1. Kacang sihobuk

Bagi penyuka kacang, kacang sihobuk bisa mejadi kacang favorit loh, kacang sihobuk adalah makanan khas kota tarutung. Kacang ini di buat langsung oleh warga desa “sihobuk” tarutung yang di masak di atas pasir yang di panaskan menggunakan kayu bakar. Sehingga tingkat kematangan kacang nya pas.

 

  1. Kue putu

Kue yang satu ini terbuat dari tepung beras yang di masukkan ke makkuk(cup) dan di kukus dengan kayu bakar, hanya di jual di desa simorangkir, Tarutung. Kue ini cocok sebagai pengganti nasi di pagi hari yang di padukan dengan teh atau kopi hangat.

Demikian beberapa informasi menarik tentang kota Tarutung yang dapat mengubah pemikiran anda tentang kota yang jauh dari ibukota ini. Semoga bermanfaat.***(CM-Ist/Reka Panggabean)

 

KOMENTAR

BACA JUGA