IBX5A49C9BC313D6 Anak Jalanan Kibarkan Semangat Kunjungi PRSU | Cerita Medan

Anak Jalanan Kibarkan Semangat Kunjungi PRSU

Anak Jalanan Kunjungi PRSU
Anak Jalanan Kunjungi PRSU

Pekan Raya Sumatera Utara atau lebih dikenal dengan PRSU merupakan event terbesar tahunan yang diadakan di Medan, Sumatera Utara. Event yang diikuti oleh 33 Kabupaten/Kota, BUMN/BUMD maupun pihak swasta dan menampilkan bermacam ragam budaya Sumatera Utara, hal ini menjadi agenda sederhana anak-anak jalanan untuk berkunjung di PRSU 2016 yang dikenal dengan konsep newPRSU ini.

Anak jalanan yang sehari-hari beraktifitas di jalanan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari jalanan, karena anak jalanan juga mempunyai sub budaya tersendiri, yang masih dianggap sebelah mata oleh masyarakat Medan khususnya. Anak jalanan sering sekali dianggap sebagai ‘pembuat onar’ di lingkungan, bandal, kotor dan sederet stigma lainnya. Namun jika kita mau menelisik lebih jauh, mereka juga mempunyai karakter dan kegiatan positif yang dilakukan meskipun berada di jalanan.

Kegiatan sederhana yang merupakan bagian dari kepedulian dan kecintaan anak-anak jalanan Simpang Aksara kepada Medan adalah dengan merencanakan kegiatan sederhana mengunjungi Pekan Raya Sumataera Utara, meskipun saat ini mereka belum bisa tampil bermain musik, tari dan mengembangkan kreativitas lainnya di PRSU.

Perencanaan ke PRSU ini dilakukan di Rumah Belajar Yayasan Kelompok Kerja Sosial Perkotaan (KKSP) yang beralamat di Jalan Pimpinan No 87 Sei Kera Hilir I, Medan Perjuangan dengan sangat antusias meskipun uang mereka terbatas.

Anak Jalanan Kunjungi PRSU
Anak Jalanan Kunjungi PRSU

Mungkin bagi sebagian orang, haraga tiket untuk masuk ke PRSU dengan rombongan sangat murah hanya Rp 10.000,- namun bagi anak jalanan ini cukup memberatkan. Namun karena semangat dan ingin belajar banyak hal di PRSU, mereka melakukan usaha biasa mereka yaitu mengamen lebih semangat untuk membeli tiket masuk ke PRSU. Akhirnya, anak-anak jalanan yang berjumlah 20 orang ini bisa juga mengunjungi PRSU pada selasa (12/4).

“Saya senang dan bahagia datang ke sini, ini pertama kali aku kesini. Sebelumnya nggak tahu bahwa ada kegiatan kebudayaan di Medan yang sebesar ini. Disini aku bisa belajar tentang sejarah Sumatera Utara melalui rumah-rumah adatnya, bisa lihat konser musik dan bisa berbaur dengan banyak orang,” sebuah tanggapan positif yang diucapkan oleh Rudi.

Anak Jalanan Kunjungi PRSU
Anak Jalanan Kunjungi PRSU

Mengunjungi PRSU ini merupakan yang pertama dilakukan oleh anak jalanan Simpang Aksara karena sebelumnya mereka tidak mendapatkan informasi mengenai PRSU, dan rasa tidak percaya diri untuk mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan karena khawatir tidak diterima oleh masyarakat dan lainnya.

“PRSU ini bagus meskipun masih banyak kekurangannya yang tidak perlu saya sebutkan. Namun bagi saya ini bagian dari media pembelajaran mengenai budaya bagi anak-anak jalanan, karena selama ini anak jalanan juga merupakan aktor budaya meskipun dari jalanan. Harapan saya, anak-anak jalanan Medan bisa terlibat di dalam agenda PRSU ini, karena anak jalanan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Sumatera Utara. Anak jalanan juga mempunyai potensi seperti bermain musik, seni tari dan juga ada produk-produk hasil karya lainnya yang pantas dipublikasikan. Semoga tahun depan ada stand atau ruang untuk anak-anak jalanan Medan untuk bereskpresi di PRSU,” ucap Nasriati Muthalib selaku Fasilitator Lapangan Anak Jalanan Kota Medan di Yayasan KKSP Medan.

Semoga seperti yang diharapkan dan menjadi masukan bagi pelaksana PRSU untuk melakukan inovasi-inovasi keren nantinya yang pasti juga melibatkan anak jalanan Kota Medan.***(CM-Ist)

KOMENTAR

BACA JUGA