IBX5A49C9BC313D6 Siswa SMA Mulai Usaha The Coffee G – Cerita Medan

Siswa SMA Mulai Usaha The Coffee G

Coffee G
Coffee G

 

Luar biasa. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan seorang Geoffrie atau yang bisa akrab disapa Geo. Bisa dikatakan dia adalah seorang barista handal asal Medan. Walaupun masih berusia sangat muda yakni 17 tahun namun kemahirannya dalam meracik baik kopi maupun teh sudah  tidak perlu diragukan lagi. Saat ini Geo masih duduk dibangku kelas dua di salah satu sekolah menengah atas, selain bersekolah anak ke dua dari tiga bersaudara ini juga sibuk mengurusi warungnya yang diberi nama sesuai dengan inisialnya yaitu Coffee G. Beralamat di Komplek Cemara Asri, Jl. Cemara Boulevard Block C6 No.8 Medan.

Coffee G buka setiap hari kecuali Kamis dan hari-hari besar lain, pada pukul 12.00-21.00 WIB. Warung ini memberikan sensasi rasa nikmat dari kopi dan juga teh. Keduanya sudah didalami oleh Geo selama setahun belakangan ini mulai dengan belajar dari internet sampai praktek langsung dari sumber yang berpengalaman. Untuk kopinya sendiri kebanyakan menggunakan kopi-kopi lokal Indonesia. Sebagai seorang barista di usia belasan, Geo terbilang masih sangat muda namun, ketelitian akan rasa dan racikannya tidak perlu dipertanyakan lagi, seluruh kopi yang disajikan di warung ini dibuat langsung oleh remaja berbakat satu ini. Sajian kopi terbaik siap memanjakan lidah di waktu santai anda.

Coffee G
Suasana Coffee G

Tidak hanya fokus pada kopi, Coffee G juga memiliki sajian teh terbaik mulai dari daun tehnya sendiri. Memakai daun teh import tanpa menggunakan powder yang mengandung perasa buatan sampai dengan cara pembuatannya dan lagi-lagi Geo yang mengerjakannya sendiri. Jika mampir ke warung ini jangan lupa untuk memesan ice thai tea dan ice green tea yang menjadi salah satu andalan di tempat ini.

Selain perpaduan rasa tehnya yang berbeda dari biasanya, Thai Tea disini memiliki rasa yang kuat daripada Thai Tea kebanyakan. Sementara Ice Green Tea ala Coffee G selain sensasi rasanya yang sangat kuat, ada yang berbeda dengan green tea pada umumnya yaitu dengan menggunakan Cendol. Cendol tersebut dicampur ke dalam gelas bersamaan dengan ice green tea tersebut. Rasanya yang melekat lebih lama dilidah membuat
pelanggan coffee G ketagihan untuk meminum berulang-ulang.

Coffee G pada awalnya hanyalah kedai kopi biasa milik keluarga, sampai pada akhirnya Geo memutuskan untuk terjun langsung untuk meneruskan bisnis tersebut tapi dengan meningkatkan kualitas dan ketelitian dalam setiap penyajiannya. Karena ketekunannya Geo berhasil menyulap usaha orang tuanya menjadi salah satu warung kopi yang paling direkomendasikan di Kota Medan. Diakui oleh remaja satu ini, kesukaannya akan
cita rasa kopi dimulai sejak diajak oleh salah seorang kerabat saat mencoba cupping, dari situlah ia mulai mencari tahu segala hal tentang kopi. Untuk
menyangrai biji, Geo juga melakukannya sendiri menggunakan mesin yang terdapat di warung tersebut.

Coffee G
Salah Satu Menu Yang Ada Di Coffee G

 

Di warung ini terdapat  menu-menu makanan ringan sampai dengan makanan berat seperti chicken wing, singkong goreng, makaroni udang, nasi goreng, mie jawa telur, kwetiau seafood dll. Menu yang kebanyakan adalah makanan-makanan lokal yang sering kita jumpai ditempat lain.

Coffee G bersama barista mudanya Geo menginsprasi warga kota medan dalam mengembangkan bisnis dimulai dari kecintaan. Geo mampu menjelaskan, kopi tidak hanya mentok di kalangan orang tua namun dengan adanya kafe yang dia bangun, semua kalangan dapat menikmati
kopi. Dan mindset buruk tentang kopi akan berubah bahwa kopi adalah minuman luar biasa yang diminati semua kalangan terutama anak SMA.***(CM-03/Rio Khairuman)

KOMENTAR

BACA JUGA