IBX5A49C9BC313D6 Pulau Samosir, Pesona Alam di Tengah Danau – Cerita Medan

Pulau Samosir, Pesona Alam di Tengah Danau

Pulau Samosir sebagai salah satu tempat wisata di
Sumatera Utara merupakan tempat yang pas untuk berlibur. Di sana tersedia
wisata alam yang menakjubkan, serta wisata sejarah yang lekat dengan kebudayaannya.
Pemandangan Danau Toba berada di depan kita. Pulau Samosir layak dikatakan
sebagai kecantikan tersembunyi dari wisata alam di Sumatera Utara.

 

Pulau Samosir

  

Pulau Samosir, Pesona Alam di Tengah Danau

Pulau Samosir merupakan sebuah pulau yang berada di
tengah Danau Toba. Untuk masuk ke pulau ini, kita perlu menggunakan perahu.
Lebih lengkapnya jika perjalanan kita dimulai dari Bandara Polonia, jarak
tempuh yang kita butuhkan sekitar 4 hingga 5 jam perjalanan. Sedangkan untuk
sampai ke pulau ini, kita bisa menggunakan tiga jalur.

Ketiga jalur itu adalah melalui Tigaras menuju
Simanindon, dari Muara menuju Nainggolan dan dari pelabuhan Ajibata menuju
pelabuhan Tomok. Kecuali jalur Muara menuju Nainggolan, kita dapat pergi ke
Pulau Samosir setiap hari. Jalur Muara menuju Nainggolan hanya berporerasi
setiap hari Senin, Kamis dan Sabtu. Jadi kalau ingin masuk ke Samosir dengan
rute ini, kita harus melihat jadwal perjalanan kapal ferry. 

Selain itu, kita juga bisa menggunakan jalur darat
untuk menuju ke Samosir. Jalur darat ini dapat kita tempuh dengan melewati
jembatan yang telah dibangun sejak zaman penjahan colonial Belanda di tempat
ini. Dengan jalur darat ini, kita akan melewati jalan Tele, sebuah jalan yang
menghubungkan antara Samosir dengan kabupaten Humbang Hasundutan. Tips
berkendara melalui jalur ini, kita harus memastikan kendaraan dalam kondisi fit
serta pengendara sudah mahir berjalan di jalan khas pegunungan. Jalanan yang
akan kita lalui memang licin dan berkelok-kelok sehingga membutuhkan skill
menyetir di daerah pegunungan. Meskipun berkelok, jalanan di sana secara
keseluruhan sudah diaspol kok.

Berbicara mengenai biaya ketika di sana, tergantung
dengan kendaraan apa yang kita pakai. Secara umum dapat dijelaskan biaya kapal
Fery untuk menyeberang. Dari Ajibata menuju Tomok, biayanya adalah Rp 91.500
yang sudah termasuk ke dalam mobil roda empat dan seluruh penumpangnya.
Sedangkan dari Simanindo menuju Tigara, dengan patokan yang sama, biaya
transportasi dengan Fery adalah Rp 95.000, sedikit lebih mahal dibandingkan
dari Ajibata. Sedangkan dari Nainggolan menuju Muara, biayanya adalah sebesar
Rp 99.000. Harga itu tidak aka nada apa-apanya jika dibandingkan dengan apa
yang akan kita dapatkan di sana.

Keindahan pulau Samosir sudah terasa semenjak kita
menginjakkan kaki pertama kali di sana. Sejauh mata memandang, keindahan danau
Toba telah menyambut kita. Apalagi dengan ketinggian 1000 meter di atas
permukaan laut (mdpl), kita dapat memandang bebas seluruh wilayah danau tanpa
terhalang apapun. Selain itu masih ada Goa marlakkop atau ke pemandian air
panas yang bisa dijadikan tempat untuk bersantai. 

Selain wisata alamnya, jangan lupa juga wisata
sejarahnya. Nama pulau Samosir memiliki budaya yang sejak dulu menjadi daya
tarik tersendiri di pulau ini. Kita bisa berkunjung ke makan raja Sadabutar
serta berkeliling ke musesm Huta Bolon untuk mengenal lebih dekat penduduk asli
di pulau ini. mengenal suku asli di tempat ini merupakan salah satu wujud cinta
kepada negeri tercinta bukan? Ada juga pertunjukan khas pulau Samosir yang
dapat menjadi tontonan menarik. Pertunjukan itu dinamai dengan pertunjukan
Sigale-gale yang dilaksanakan di daerah Tomok. Cerita di atas tidak akan bisa
menggambarkan dengan sempurna jika kita belum mengunjungi pulau Samosir ini.

KOMENTAR

BACA JUGA