Wahyu Blahe, @ceritamedan dari Hobi Jadi Profesi

Media sosial bukan hal yang tabu lagi di era teknologi saat ini. Secara definisi media sosial merupakan sebuah media online dimana para penggunanya bisa saling berbagi informasi dan membangun jejaring sosial tanpa harus bertatap muka.

Wahyu Blahe Guru SEO
Wahyu Blahe – Guru SEO

Wahyu Blahe

Informasi yang dibagi bisa berupa tulisan, foto, dan juga video. Semakin berkembangnya teknologi maka semakin berkembang pula aplikasi komunikasi yang disediakan dalam bertukar informasi. Hal ini semakin memudahkan para pengguna untuk berkreasi. Ada beberapa media sosial yang populer dieranya, Friendster (2002), MySpace (2003), Facebook (2004), dan Twitter (2006). Namun sampai saat ini Twitter masih memegang andil dalam popularitas media sosial.

Twitter bagi kebanyakan orang sebatas media komunikasi layaknya SMS via internet. Namun bagi Wahyu, Twitter adalah hobi, pekerjaan, dan kehidupan sosialnya.  Sosok ini bernama lengkap Wahyu Blahe, teman-teman akrab memanggilnya Wahyu, pemilik akun Twitter @ceritamedan yang mana followers-nya saat ini mencapai tujuh puluh dua ribuan lebih. Wahyu mengakui bahwa ia tidak pernah membayangkan kalau hobinya ini justru menjadi sumber penghasilan. “Awalnya sih saya buat akun ini iseng saja, hanya ingin mengeksplor kemampuan yang saya punya sebelumnya yaitu jurnalis”, lugasnya. Wahyu sebelumnya sempat bekerja di salah satu media berita online. Melalui pengalamannya selama bekerja di perusahaan ini sehingga menjadikannya sosok yang paham mengemas berita untuk disajikan via online.

Bagi Wahyu, dunia online bukanlah hal yang tabu, sebab ia telah menggeluti hobi ini semasa ia duduk dibangku perkuliahan. Wahyu dulunya aktif di media sosial Microsoft Internet Relay Chat (mIRC), ia mengakui sempat menjadi seleb chat dijejaring mIRC dengan memakai nick Why_Fly & bLahe dengan channel #Melayang yang dimilikinya. Selain itu, ia juga memiliki latar belakang pendidikan Diploma Komputer sebelum iya melanjutkan perkuliahannya di Jurusan Agronomi, Pertanian disalah satu universitas swasta di Medan. Dengan berlatarbelakang ilmu komputer, hal ini menurutnya yang menjadi dasar mengapa ia memiliki hobi bersosial media, sebab aktifitas yang ia geluti tidak jauh-jauh dari informasi internet.

“Saya pernah berada di titik terpuruknya hidup saya. Merasa minder dan tidak memiliki potensi apapun. Hingga ada seseorang menyakinkan saya bahwa saya ini memiliki potensi yang luar biasa untuk menjadi orang sukses,” lugasnya sambil mengingat kembali awal mula proses kesuksesannya. Wahyu sempat merasa bingung dan selalu bertanya potensi apa yang ia miliki. Namun, jawaban itu tidak kunjung ia temukan sampai Wahyu sempat memutuskan untuk bekerja di salah satu perusahaan besar telekomunikasi, sebagai consultant bussiness.

Wahyu Blahe

 

Setahun berlalu ia menjalani aktifitas pekerjaannya dan mengalami kejenuhan, Wahyu mencoba menggeluti aktifitas lain. Ia kembali kepada hobinya yang bersosial media. Tepat tahun 2011, akun @ceritamedan digarapnya sebagai akun annonym. Akun ini awalnya ia garap hanya sebatas media informasi seputar kota Medan. Yang mana, berlatar belakang sebagai jurnalis disebuah media online ternama di Medan yang ditekuninya sejak tahun 2009. Seiring berjalannya waktu ternyata hobinya berbagi informasi via Twitter justru membuat akunnya besar dan ini terlihat dari pertambahan follower yang ia miliki. Hal ini akhirnya menjawab pertanyaan Wahyu selama ini bahwa potensi yang ia miliki adalah jurnalistik via sosial media. Ini dapat menjadi pembelajaran serta gambaran bahwa belajar ilmu jurnalistik layaknya pemberitaan bisa dimulai dari ngetweet di twitter, menurut pengakuannya yang memang sudah dilaluinya dengan memberikan seminar serta sharing jurnalis dan ilmu ber-social media di beberapa kampus di Medan.

Wahyu Blahe

Sekilas tentang @ceritamedan

Akun Twitter ini digarap sejak 31 Agustus 2011, dengan satu admin hingga kini yaitu Wahyu Blahe. Pemilihan nama menjadi dasar filosofi ia menggarap akun ini. Cerita merupakan aktifitas yang senantiasa dilakukan masyarakat dalam berkomunikasi. Twitter juga diciptakan sebagai alat komunikasi untuk bercerita via internet, maka dari itu Twitter hanya memiliki 140 karakter. Sedangkan pemilihan ‘Medan’ karena ia ingin mengangkat segala hal tentang informasi seputar kota Medan. Hal ini yang mendasari Wahyu memilih Cerita Medan sebagai nama akun anonym garapannya. Oleh karena itu, akun ini memiliki tagline “Kiblatnya Info Cerita Tentang Medan”. Sebab, Wahyu melihat peran anak muda sangat harus menjadi titik nadir perkembangan suatu kota, maka pergerakan kearah mempublish kegiatan anak muda Medan dengan kegiatan komunitasnya sangat layak diberitakan. Dengan mengangkat keinginan untuk lebih memberitakan komunitas di Medan tentunya itu target besarnya, meskipun itu tergolong tidaklah mudah.

 

Perjalanan @ceritamedan

Berawal dari akun anonym menjadi akun pseudonym yang dapat diterjemahkan lebih banyak yang sudah mengetahui identitasnya. Wahyu mengakui dulunya akun ini tidak ingin dieksplor siapa adminnya, karena akun ini hanya sebatas bentuk kegemarannya dalam berbagi informasi. Namun seiring berjalannya waktu, Wahyu melihat bahwa kota Medan banyak memiliki komunitas yang potensial. Hal ini mendasarinya untuk merangkul komunitas-komunitas tersebut menjadi satu padu dalam dalam portal www.ceritamedan.com untuk mewakili informasi yang lebih kuat lagi seputar kota Medan.

“Saya yakin kalau komunitas di kota Medan ini bisa bersatu dan atau setidaknya lebih aktif lagi, nama Medan bisa besar di tingkat nasional,” lugasnya dengan tegas. Alasan ini yang membuatnya untuk membuka status siapa di balik @ceritamedan, sehingga akun ini menjadi bukan lagi yang harus terus bersembunyi dari aktifitasnya di social media.

Satu tahun pertama @ceritamedan, Wahyu berhasil memperkenalkan twitternya sebagai akun pertama di Medan yang mampu merangkul banyak komunitas, dalam istilahnya Digital Heroes. Ini terbukti dari beberapa kegiatan yang ia dukung secara sosial, diantaranya PicniCharity oleh @piknikasikmedan, Roadshow @IDberkebun oleh @mdnberkebun, beberapa aksi sosial oleh @BFLActMedan, penggalangan dana anak pengidap atresia billier oleh @PeduliNyfara, beberapa kegiatan talkshow oleh @akbermedan, dan beberapa kegiatan @bloggersumut. Selain itu, Wahyu juga merangkul komunitas @TDAMedan karena ia melihat wirausaha di Medan sangat potensial. Ini menguatkannya untuk mempublikasikan komunitas ini, dengan harapan agar para wirausaha lokal bisa “Go National”.

Masuk tahun kedua, Wahyu mampu berpenghasilan melalui akun Twitter yang digarapnya ini. Tawaran pertama datang dari perusahaan sekala nasional berupa iklan kegiatan. “Pengalaman pertama saya dapat iklan, saya memberikan harga sangat murah. Ya, karena saya gak pernah tahu berapa tarif iklan via Twitter. Tapi setelah itu saya cari tahu ke beberapa teman yang sudah ahli, dari situ saya belajar tentang marketing social media,” lugasnya geli. Selain tawaran iklan, Wahyu juga mendapat tawaran sebagai pembicara di beberapa universitas dan lembaga.

 

Prestasi ini tidak lantas membuatnya cepat merasa puas. Wahyu justru menggarap satu akun lagi yaitu @MedanBuzzer yang mana akun ini terdiri dari beberapa akun anonym Medan yang terbentuk menjadi satu komunitas sejak 28 Januari 2013. Tujuan Wahyu menggarap ini atas dasar agar akun-akun Twitter Medan menjadi solid dan masuk perhitungan di tingkat nasional.

“Kenapa mesti akun luar yang mempromosikan kegiatan-kegitan di kota Medan? Akun Twitter di Medan justru lebih bisa untuk itu, karena anak Medan akan lebih percaya kalau akun Medan sendiri yang menginfokan kegiatan-kegiatan di kota Medan,” tegasnya fasih dan terhitung saat ini @MedanBuzzer nya akhirnya launching pada tanggal 23 Juli 2013 dan memiliki anggota lebih dari 30 akun Twitter ‘besar’ di Medan.

Sedikit yang membuat Wahyu bangga, dimata nasional @MedanBuzzer sudah sangat dilirik pemain senior dalam hal social media twitter. Sebut saja Pak Ali Akbar yang akun Twitternya @PakarSEO yang sangat dan akrab dengan @MedanBuzzer beberapa bulan belakangan ini. Tak mengherankan @MedanBuzzer sempat membuat 2 gebrakan trending topic Indonesia untuk #TTforMedan & #NewLookinMedan yang akhirnya banyak pemain senior social media seperti akun Twitter @InfoJakarta dan timnya telah sedia melakukan kerjasama untuk segala hal buzzing project.

Pria yang berusia 30 tahun dan memilki paras baby face ini merupakan orang muda pertama di kota Medan yang berhasil menggarap akun anonym Medan menjadi wadah bagi perkembangan Creativepreuner di kota Medan. Sangat pantas @ceritamedan saat ini mendapat peringkat teratas untuk akun Medan dalam buzzing beberapa kegiatan besar dikotanya, diantaranya Indonesia Marketeers Festival 2013, Talkshow oleh Kompas Gramedia dan Penerbit Gagas Media, Agromedia serta Afgan & Raisa Gala Konser 2013 dan lainnya yang memang terlalu panjang untuk dijabarkan.

“Saya akui ibu saya seorang yang keras dalam mendidik anak-anaknya, sebab beliau berimpian anak-anaknya akan tumbuh menjadi anak yang patut beliau banggakan. Alhamdulillah sekarang saya bisa membuat beliau merasa bangga,” tegasnya sambil mengakhiri pembicaraan. Wow!

 

The-Marketeers : http://the-marketeers.com/archives/wahyu-blahe-orang-dibalik-ceritamedan.html

Tribun Medan : http://medan.tribunnews.com/2013/03/20/ini-dia-akun-twitter-dengan-follower-terbanyak-di-medan

 

Sekilas testimonial penulis :

Saya, Rizky Syahfitri Nasution (@nasutionrizky), ingin merekomendasikasikan satu anak muda Medan namanya Wahyu Hidayat, akrab dipanggil blahe. Blahe memiliki program pengembangan digital yang sudah dan sedang ia
kembangkan di kota Medan, yaitu @ceritamedan dan www.ceritamedan.com portal miliknya. Melalui akun @ceritamedan ini ia melakukan banyak hal, baik profit ataupun non profit. Awalnya ia melakukan ini dilandaskan karena hobi. Kegemarannya online, berburu berita, dan berbagi informasi menjadikaan akun yang dikelolanya berkembang efektif. Semakin waktu interaksi followers-nya meningkat, hal ini memicu semagatnya untuk terus
meningkatkan kualitas berita yang di share-nya. Sampai pada suatu ketika, ia mendapat tawaran dari salah satu peerusahaan nasional untuk pemasangan iklan event. Mulai saat itu ia mencari tahu pada beberapa orang yang sudah memiliki pengalaman dan saling sharing caring. Akhirnya ia klik dan terfikir untuk melakukan banyak hal di lingkungannya, dengan misi ingin memajukan anak-anak muda Medan (khususnya komunitas) melalui akun yang sudah ia kelola.

Menurut saya kenapa program pengembang akun yang ia kelola ini layak dilakukan karena dengan followers yang ia punya di akunnya mampu menginformasikan pada dunia kalau Medan punya anak-anak Muda yang kreatif dan inovatif. Selain membuzzing event charrity dan komunitas, juga mempromosikan beberapa usaha lokal anak muda Medan, sehingga tingkat penjualan para wirausaha ini meningkat.

Disamping itu, masyarakat luas mulai melek terhadap produk-produk lokal. Salah satu buktinya, banyak sudah para wirausaha muda yang mulai berkembang di kota Medan.

@ceritamedan kerja tidak mungkin sendiri, masuk di tahun kedua ia mulai menggandeng beberapa akun besar lainnya di kota Medan, seperti @punya_medan & @Agen_Dunia . Ia yakin kalau anak muda Medan jalan beriringan untuk maju, maka tidak mustahil Medan bisa berkembang pesat. Kerjasama yang mereka lakukan bersifat saling promote dan support setiap ada event Medan yang diselenggarakan. Lambat laun, beberapa akun Medan lainnya mulai melirik aktifitas yang mereka lakukan. Sejak saat itu @ceritamedan mulai menggandeng akun-akun Medan yang baru muncul. Uniknya @ceritamedan menggandeng setiap akun yang kira-kira berpotensi untuk memperkenalkan kota Medan pada nasional. Hampir semua segmen ia garap, seperti kuliner, heritage, klub motor, komunitas menulis, komunitas foto, jurnalis, wirausaha, dan lain sebagainya. Dengan begitu, @ceritamedan jadi kaya informasi bagi para followers-nya. Ini yang membuat saya sangat merekomendasikan @ceritamedan sebagai program digital yang inspiratif bagi daerah kami, Medan.

Dampak konkret @ceritamedan pada daerah kami yaitu:

Komunitas yang ada di kota Medan semakin berkembang, terlihat dari semakin banyak komunitas-komunitas baru yang bermunculan.

Anak-anak mudanya semakin terinspirasi untuk berwirausaha.

Medan mulai terpublikasi ditingkat nasional, contohnya waktu aksi penggalangan dana #PeduliNyfara yang berhasil menggalang hingga tingkat nasional.

Setiap kegiatan komunitas yang ada di Medan, @ceritamedan senantiasa dilibatkan sebagai media partner.

Blahe juga sudah mengisi beberapa kegiatan seminar sebagai pembicara, seperti di FISIP Universita Sumatera Utara & Kampus STMIK Mikroskil Medan.

 

Penggalangan dana anak pengidap atresia bilierre #PrayForAquila
Penggalangan dana anak pengidap atresia bilierre #PrayForAquila

 

All speaker at STMIK Mikroskil

 

Speaker at STMIK Mikroskil

Mentor ATIK at Labuhan Selatan

 

Mentor at FISIP USU

 

Moderator @rumah_berdikari with meutia hafid, kania, & tommy tjokro

with Ali Akbar @pakarSEO

with akun @Agen_Dunia at Fakultas Hukum Fest

with komunitas @mdnberkebun

 

with komunitas @BFLActMedan #GreenAndYoung

 

with Indra Halim @kulinermedan sebagai Coach di WMM 2012

 

Fakta ini yang melandasi saya untuk merekomendasikan blahe ini sebagai anak muda Medan yang inspiratif melalui
program digital-nya yaitu @ceritamedan

Info Lengkap : Profil Wahyu Blahe

KOMENTAR

BACA JUGA